Mengenal Hukum Alam 1:10 di Dunia Startup

Ilustrasi startup.
Sumber :
  • www.pixabay.com/ngecphuc1404

VoxPop – Perusahaan rintisan atau startup yang muncul di Indonesia masih didominasi oleh bidang teknologi. Deputi Fasilitasi Hak Kekayaan Intelektual dan Regulasi Badan Ekonomi Kreatif, Ari Juliano Gema, mengatakan bidang lain yang menarik minat startup yaitu kuliner, fesyen, dan kriya. 

img_title Dorong Penguatan Ekonomi Kreatif, Wamendagri Ribka Buka Pasar Murah dan Pameran UMKM di Papua

"Kecenderungannya di bidang teknologi ya. Masih teknologi informasi. Walaupun di ekonomi kreatif itu kontribusi terbesar itu kuliner, fesyen, dan kriya. Artinya banyak tumbuh bidangnya di tiga tadi," jelasnya di Jakarta, Kamis 12 April 2018. 

Menurutnya, pertumbuhan bisnis dalam bidang teknologi lebih agresif, karena lebih mudah dalam pengembangannya. Startup pada bidang teknologi, ujarnya, pelakunya tidak membutuhkan banyak bahan-bahan. Cukup modal otak alias gagasan dan perangkat teknologi seperti laptop, maka seseorang bisa memulai startup teknologi. 

img_title Kementerian Ekraf Diganjar Jadi Mitra Pemerintah Terbaik soal Pengembangan Game di Indonesia

Ari menjelaskan, hukum alam 1 berbanding 10 di dunia startup. Sebuah riset menunjukkan, dari 10 startup yang muncul, hanya satu startup yang bisa bertahan. 

"Semuanya sudah mengakui startup itu biasanya dari 10 yang muncul hanya satu yang berhasil bertahan lima tahun. Kalau ada 10 ribu startup, ya 10 ribu kali 10 persen. Berarti itu yang akan bertahan," ujarnya. 

img_title Tak Hanya UMKM, QRIS Kini Jadi Cara Musisi Jalanan Cari Cuan di Malioboro

Ari mengatakan, startup masih terbuka digali definisinya karena bisnis ini tergolong masih baru. 

"Pengertian startup ini masih open discussed ya. Belum ada satu klausul baku kalau startup seperti ini, tapi kebanyakan perusahaan yang masih di bawah tiga tahun dan merupakan yang memang independen. Artinya bukan anak usaha dari perusahaan besar, tapi didirikan orang per orang, jadi dalam waktu tiga tahun, startup yang nantinya akan naik kelas," jelasnya.
 

YE Live In Jakarta, Oktober 2026

Dongkrak Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Raw Vision Gelar YE Live di GBK Senayan Jakarta

Raw Vision Collective membawa musisi global YE menggelar konser perdananya di Indonesia melalui "YE LIVE IN JAKARTA", pada Sabtu, 24 Oktober 2026 di GBK Senayan, Jakarta.

img_title
VoxPop.co.id
27 Juli 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut