Startup Jebolan Inkubasi Telkom Kembali Bikin Gebrakan

Startup PrivyID.
Sumber :
  • PrivyID.

VoxPop – Program inkubasi dan akselerasi yang digelar Telkom, terbukti suskes melahirkan banyak startup yang kini menjadi andalan banyak orang di masa pandemi.

img_title Membongkar Strategi Startup Sukses Membangun Bisnis di Tengah Persaingan yang Semakin Ketat

Salah satunya yakni PrivyID, perusahaan startup asal Yogyakarta yang bergerak dalam bidang tanda tangan digital. Sejak didirikan pada 2016, mereka telah dipercaya oleh lebih dari 15 juta pengguna dan 1.000 perusahaan di Tanah Air.

PrivyID adalah startup Regulatory Technology pertama, yang mendapatkan pengakuan dari Kementerian Komunikasi dan Informatika sebagai penyelenggara tanda tangan elektronik tersertifikasi.

img_title Strategi Baru di Ekosistem Marketing RI, Spillify.io Bikin Pengguna Bisa Ngespill dan Dapat Cuan

Chief Executive Officer PrivyID, Marshall Pribadi mengaku bahwa pada tahun lalu, perusahaannya mencatat lonjakan 61 persen pengguna baru menjadi 12,5 juta, yakni saat pandemi mulai melanda.

Total dokumen yang ditandatangani melalui layanan PrivyID juga meningkat signifikan, menjadi 40 juta dokumen per Juni 2021. Salah satu penyebabnya, yaitu adanya kebijakan bekerja dari rumah atau work from home.

img_title Perusahaan Korea Selatan Mulai Incar Investasi Startup AI hingga Energi Hijau di Indonesia

Adanya aturan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat atau PPKM Darurat yang berlaku di Jawa dan Bali hingga 20 Juli mendatang, membuat kebutuhan akan tanda tangan digital yang aman semakin meningkat.

Hal itu kemudian membuat PrivyID memutuskan, untuk menggelar program khusus supaya mempermudah pengguna dan sekaligus mengurangi ketergantungan akan kertas. Bentuknya berupa ekstra tanda tangan gratis bagi para pengguna akun personal.

Melalui program #BerjuangBersamaPrivyID, mereka memberikan ekstra 50 persen saldo Privy Balance setiap kali pengguna melakukan top up hingga 19 Juli 2021 tanpa minimum transaksi.

“Ini adalah upaya kami untuk membantu masyarakat tetap bisa beraktivitas, karena pengelolaan dan administrasi dokumen dapat dilakukan di mana saja dengan berbagai device,” ujarnya melalui keterangan resmi, dikutip Selasa 13 Juli 2021.

Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim

PM Anwar Ibrahim Akan Sampaikan Kerugian Investasi Dana Pensiun PNS Malaysia di Startup RI ke Parlemen

PM Malaysia Anwar Ibrahim akan menyampaikan penjelasan ke parlemen mengenai isu kerugian investasi lembaga Dana Pensiun PNS Malaysia di startup asal RI, eFishery.

img_title
VoxPop.co.id
19 Juli 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut