Disuntik Dana Rp2,8 Miliar gara-gara Peduli sama Pedagang Kecil

Startup.
Sumber :
  • Medium

VoxPop – Platform social commerce asal Indonesia bukaPO meraih pendanaan sebesar US$200 ribu atau sekitar Rp2,85 miliar dari Bali Investment Club, perusahaan investasi yang fokus pada investasi berdampak sosial.

img_title Kemenkeu: Pertumbuhan Ekonomi Kuartal II-2026 Jadi Bukti Ekonomi Masih Bergairah

Startup ini resmi diluncurkan pada Desember 2020 dan hingga saat ini sudah hampir 400 pedagang kecil, seperti pegiat usaha makanan dan minuman rumahan telah bergabung dengan bukaPO serta berhasil menjual lebih dari 20 ribu pesanan.

Melalui konsep pre-order, para pengusaha mikro dapat mengurangi risiko keuangan dan dengan sistem mereka juga tidak perlu menyimpan bahan baku dalam jumlah yang besar.

img_title Tumbuh 5,29 Persen, BPS Ungkap Faktor Penopang Utama Ekonomi RI di Kuartal II-2026

Pendiri dan Kepala Eksekutif bukaPO, Olaf Purvis, mengaku berkomitmen untuk menggunakan dana tersebut agar dapat membuat dampak sosial dan ekonomi yang lebih besar lagi bagi para pedagang kecil di Bali dengan menyediakan edukasi, cloud kitchen, serta membangun ekosistem yang sehat melalui program Gotong Royong.

img_title Tercatat Melambat, Ekonomi Indonesia Kuartal II-2026 Hanya Tumbuh 5,29 Persen

"Dengan pendanaan ini kami berharap dapat menjadi insiprasi bagi entrepreneur lain, khususnya di Bali, untuk menciptakan sebuah bisnis yang lebih berdampak secara sosial dan ekonomi," kata Olaf, Rabu, 6 Oktober 2021.

Pada kesempatan yang sama, Managing Partner Bali Investment Club, Tom Courly, mengaku bangga bisa mendukung bukaPO karena konsepnya yang bisa memberdayakan serta membantu komunitas di Bali dan terbukti telah bertumbuh secara organik di masa sulit seperti sekarang.

"Kami ini sebuah perusahaan investasi yang berfokus dalam pendanaan dan membantu mentoring untuk para entrepreneur yang usahanya dapat memberikan dampak sosial bagi komunitas di sekitarnya," tutur dia.

Selain itu, bukaPO sudah terlebih dahulu mendapatkan pendanaan dari beberapa social impact angel investor, yaitu David Dharma Thomas mantan managing director of JP Morgan dan Delia Kirana the ceo of Wiryamanta.

Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa

Pajak E-Commerce Ditunda, Purbaya Beberkan Alasannya

Purbaya menyatakan pihaknya telah menunda pemberlakuan pajak bagi e-commerce alias toko online, yang sebelumnya bakal diberlakukan secara efektif mulai 1 Agustus 2026.

img_title
VoxPop.co.id
5 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut