10 Fakta Alasan Jeff Bezos Menamai Market Amazon
- famouslogos.net
VoxPop – Di era digital semua bisa dilakukan secara online. Transaksi manusia seperti belanja dan pengiriman barang kini memiliki platform online. Saat ini, Amazon berdiri sebagai salah satu perusahaan teknologi terbesar yang menawarkan banyak layanan untuk kehidupan sehari-hari. Pelajari lebih lanjut tentang perusahaan ini dari akarnya hingga saat ini dengan fakta-fakta Amazon yang dikutip dari facts.net.
1. Alasan Jeff Bezos menggunakan nama “Amazon”
Jeff Bezos mengklaim bahwa dia menggunakan nama 'Amazon' karena 2 alasan. Alasan pertama, yaitu nama Amazon dimulai dengan huruf pertama alfabet. Detail ini menempatkan merek di urutan pertama dalam daftar situs web berdasarkan abjad. Kedua, penamaan perusahaan setelah sungai Amerika Selatan menunjukkan skala bisnis yang diluncurkan Bezos dengan tagline "toko buku terbesar di Bumi."
2. Ada 2 nama lain selain “Amazon”
Pilihan nama lain untuk Amazon adalah Relentless.com dan MakeItSo.com. Bahkan jika mengetik Relentless.com di mesin pencari hari ini akan mengarahkan pengguna ke beranda Amazon. Di sisi lain, MakeItSo.com memberikan penghormatan kepada masa kecil Star Trek Bezos selain relevansinya dengan keyakinan bahwa perusahaannya dapat memberikan apa pun kepada siapa pun.
3. Menolak klaim sebagai “Toko Buku Terbesar di Bumi”
Pada tahun 1997, Barnes dan Noble menggugat Amazon. Raksasa buku A.S. menolak untuk menerima klaim yang terakhir sebagai "toko buku terbesar di Bumi." Sementara kedua pihak menyelesaikan masalah di luar pengadilan, Amazon akhirnya mempertahankan klaim tersebut.
4. Amazon bukanlah perusahaan pertama yang bermain di lapangan
Penelitian Bezos membuatnya menyimpulkan bahwa buku adalah produk paling logis untuk dijual secara online. Namun, Amazon.com bukanlah perusahaan pertama yang bermain di lapangan. Toko buku Silicon Valley Computer Literacy memulai tren penjualan buku pada tahun 1991, dimulai dengan pelanggan yang cerdik secara teknis.
5. Amazon adalah perusahaan teknologi
Bezos harus berpendapat bagaimana Amazon bukan sekadar pengecer produk konsumen. Terlepas dari reputasinya sebagai penjual buku, Amazon.com sebenarnya adalah perusahaan teknologi. Bisnisnya berkisar pada penyederhanaan transaksi online bagi konsumen. Namun, informasi ini tetap menjadi salah satu fakta Amazon yang paling disalahpahami.
