Anti Investasi Bodong, Platform Ini Perkuat Posisi yang Transparan dan Aman

Bizhare kenalkan 'wajah' baru.
Sumber :
  • Bizhare

VoxPop Tekno – Beberapa waktu belakangan ini, masyarakat kita kerap menjadi korban investasi bodong. Penipuan satu ini diketahui memiliki ciri tidak mempunyai izin, memiliki skema piramid ala multi-level marketing (MLM) alias skema ponzi, dan menawarkan keuntungan fantastis dengan risiko kecil.

img_title Rampungkan Sekolah Rakyat di Soreang, Brantas Abipraya Pastikan Infrastruktur Berkualitas

Otoritas Jasa Keuangan Indonesia (OJK) bahkan mencatat kerugian lebih dari Rp110 triliun pada tahun lalu akibat penipuan investasi, delapan kali lebih tinggi dibandingkan pada 2018 yang hanya Rp14 triliun.

Sebagai platform securities crowdfunding, Bizhare yakin tahun 2023 menjadi tahun yang tepat untuk dapat memperkokoh posisinya sebagai platform terbaik di Indonesia dalam memberikan pelayanan yang transparan dan aman.

img_title Bank Indonesia Proyeksikan Ekonomi RI Tetap Tumbuh hingga 5,7 Persen pada 2026 Meski Kuartal II Melambat

Lebih dari 200 ribu pengguna telah merasakan transparansi Bizhare dalam menghadirkan bisnis berkualitas, laporan performa bisnis yang akurat serta investasi yang aman dengan dukungan sistem dan teknologi yang mumpuni.

Startup fintech ini resmi memperbarui wajahnya melalui kampanye #TransparanBikinAman di awal tahun 2023. Dengan menghadirkan logo yang lebih segar dan futuristik, Bizhare akan mengoptimalisasi layanan dengan semangat 'Adding Value'.

img_title Hampir 10 Ribu Lapangan Kerja Berpotensi Tercipta dari Investasi Enam Perusahaan TPT Ini

Kampanye Bizhare.

Photo :
  • Bizhare

"Kampanye ini menjadi wujud nyata Bizhare dalam menciptakan pengalaman berinvestasi yang transparan dan aman di tengah banyaknya kasus investasi bodong yang sedang marak belakangan ini," ujar CEO Bizhare Heinrich Vincent, dalam konferensi pers virtual, Jumat, 20 Januari 2023.

Wajah baru ini akan memperkuat visi perusahaan untuk menjadi ekosistem bisnis dan investasi yang paling terintegrasi di Indonesia dalam membantu lebih banyak masyarakat Indonesia untuk bebas secara finansial.

Hal senada juga disampaikan oleh CTO Bizhare Giovanni Umboh. Ia berharap dengan adanya re-branding ini, seluruh pengguna, baik dari sisi investor maupun penerbit UMKM bisa secara langsung merasakan nilai tambah dan manfaat yang lebih besar lagi.

"Salah satunya dengan user interface (UI) aplikasi yang semakin user friendly, serta berbagai fitur-fitur menarik di aplikasi sebagai perwujudan dari nilai tambah (adding value), sesuai konsep dari logo baru Bizhare itu sendiri," jelasnya.

Mereka juga menghadirkan fitur Bizhare Loyalty Program yang akan memberikan reward dan benefit untuk para investor ketika berinvestasi dan berbelanja di outlet penerbit yang melakukan pendanaan di Bizhare.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut