Pendiri Perusahaan Pembobol WhatsApp Eks Didikan Tentara Siber Israel
- Times of Israel
Rosen adalah mantan kepala Kelompok Layanan Ancaman Daring RSA Online, perusahaan anti-fraud. Namun, sumber lain menyebutkan bahwa kantor Kaymera satu gedung dengan NSO Group.
Di luar Israel, pelanggan NSO telah membeli produk yang mampu membidik target sekitar 350 hingga 500 perangkat (15 hingga 30 spyware per pelanggan). Untuk setiap penjualan potensial, NSO harus mendapatkan izin resmi berupa lisensi ekspor dari Kementerian Pertahanan Israel.
![]()
Dikutip dari The Guardian, mereka juga mengaku hanya memasok teknologi untuk badan intelijen dan penegak hukum untuk memerangi terorisme dan kejahatan terorganisir.
"Teknologi kami punya lisensi untuk dipakai oleh lembaga pemerintah yang berwenang dengan tujuan memerangi kejahatan. Kami tidak mengoperasikan sistem, dan setelah proses perizinan dan pemeriksaan yang ketat, intelijen dan penegakan hukum yang menentukan langkah selanjutnya," demikian keterangan resmi NSO Group.
Selain itu, NSO Group juga menegaskan tidak akan terlibat dalam pengoperasian atau identifikasi target teknologinya, yang semata-mata dioperasikan oleh badan intelijen dan penegak hukum negara lain.
"Sekali lagi, kami tidak bisa dan tidak akan memakai teknologi sendiri untuk menargetkan individu maupun organisasi manapun," ungkap NSO Group. (ann)
