Ramalan Si Jenius Albert Einstein yang Terbukti Kebenarannya
- Getty Images
VoxPop Tekno – Ilmuwan asal Jerman, Albert Einstein dikenal karena kecerdasannya yang luar biasa. Meski telah tiada, penemuannya sangat berarti untuk ilmuwan di abad ini.
Pria kelahiran 1879 ini jatuh cinta kepada matematika dan fisika sejak dini. Saat usia 12 tahun, ia sudah bisa mempelajari aljabar dan geometri euclides dan berhasil membuktikan kebenaran yang ada pada teorema phytagoras.
Mengutip dari situs Earthly Mission pada Senin, 5 Desember 2022, berikut ramalan Albert Einstein yang menjadi kenyataan dan yang masih prediksi:
Lensa gravitasi
Lensa Gravitasi
- NASA
Ini merupakan kumpulan materi (seperti sekelompok galaksi) antara sumber cahaya jauh dan pengamat yang mampu membelokkan cahaya dari sumber saat bergerak menuju pengamat.
Tidak seperti lensa optik, lensa gravitasi menghasilkan defleksi cahaya maksimum yang melintas paling dekat dengan pusatnya dan defleksi cahaya minimum bergerak paling jauh dari pusatnya. Akibatnya lensa gravitasi tidak memiliki titik fokus tunggal melainkan hanya garis fokus.
Gelombang gravitasi
Gelombang gravitasi
- Vimeo
Gelombang gravitasi adalah gangguan pada kelengkungan ruangwaktu yang dihasilkan oleh massa yang dipercepat, yang merambat sebagai gelombang keluar dari sumbernya dengan kecepatan cahaya.
Gelombang gravitasi mengangkut energi sebagai radiasi gravitasi, suatu bentuk energi radiasi yang mirip dengan radiasi elektromagnetik.
Dilatasi waktu
Albert Einstein
- Getty Images
Dilatasi waktu yakni perbedaan waktu berlalu yang diukur oleh dua jam, baik karena keduanya memiliki kecepatan relatif satu sama lain atau karena adanya perbedaan potensial gravitasi di antara lokasinya.
Setelah mengkompensasi penundaan sinyal yang bervariasi karena perubahan jarak antara pengamat dan jam yang bergerak (yaitu efek Doppler), pengamat akan mengukur jam yang bergerak sebagai detak yang lebih lambat daripada jam yang diam dalam kerangka acuan pengamat itu sendiri.
Sebuah jam yang dekat dengan benda masif (dan karena itu memiliki potensi gravitasi yang lebih rendah) akan mencatat waktu yang berlalu lebih sedikit daripada jam yang terletak lebih jauh dari benda masif tersebut (dan yang memiliki potensi gravitasi lebih tinggi).
Lubang Hitam
- U-Report
Lubang hitam adalah wilayah ruangwaktu, menunjukkan percepatan gravitasi yang begitu kuat sehingga tidak ada partikel atau bahkan radiasi elektromagnetik seperti cahaya yang dapat lolos darinya. Teori relativitas umum memprediksi bahwa massa yang cukup padat dapat mengubah bentuk ruangwaktu menjadi lubang hitam.
