Siapa Lockbit 3.0, Ransomware yang Disebut Bobol Data Nasabah BSI

Peretas atau hacker.
Sumber :
  • ABC News

VoxPop Tekno – Ransomeware Lockbit 3.0 mengklaim menyerang Bank Syariah Indonesia (BSI) dengan mencuri 15 juta data pengguna. Lantas, siapakah hacker atau peretas ini?

img_title BSI Buka Peluang Investasi & Usaha Berbasis Syariah di International Islamic Expo 2026

Menurut Badan Keamanan Siber dan Infrastruktur Amerika Serikat (CISA), LockBit 3.0 dikenal sebagai 'LockBit Black' lebih sulit ditangani daripada versi sebelumnya dan memiliki kemiripan dengan Ransomware Blackmatter dan Blackcat.

LockBit 3.0 berfungsi sebagai model Ransomware-as-a-Service (RaaS) dan merupakan kelanjutan dari versi ransomware sebelumnya, LockBit 2.0, dan LockBit.

img_title BKI Perkuat Perspektif Analis BSI dalam Hal Pembiayaan Industri Galangan Kapal

Selain itu, mengutip Kaspersky, Ransomware LockBit adalah software atau perangkat lunak berbahaya yang dirancang untuk memblokir akses pengguna ke sistem komputer.

Pemilik sistem hanya dapat mengakses data tersebut jika membayar tebusan kepada LockBit yang secara otomatis akan memeriksa data-data yang berharga, menyebarkan infeksi, dan mengenkripsi semua sistem komputer dalam sebuah jaringan.

img_title Kinerja BSI di Luar Dugaan

LockBit sebelumnya dikenal sebagai ransomware "ABCD" adalah subkelas ransomware yang dikenal sebagai 'crypto virus'.

Sebab, ransomware ini biasanya meminta uang tebusan untuk membuka data yang dienkripsi. Ransomware Lockbit 3.0 biasanya menargetkan perusahaan dan organisasi pemerintah daripada individu.

Seperti diketahui, Ransomware Lockbit 3.0 diduga menyerang sistem teknologi informasi (TI) Bank Syariah Indonesia (BSI) yang menyebabkan gangguan layanan perbankan ATM maupun mobile banking (m-banking) sejak Senin kemarin.

Dugaan tersebut diungkap Pendiri Ethical Hacker Indonesia Teguh Aprianto lewat cuitannya. Ia juga melampirkan tangkapan layar pengumuman Lockbit 3.0.

"Setelah kemarin seluruh layanan @bankbsi_id offline selama beberapa hari dengan alasan maintenance (perbaikan). Hari ini terkonfirmasi bahwa mereka menjadi korban ransomware," katanya, melalui akun Twitter, Sabtu, 13 Mei 2023.

PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI).

BSI Catat Laba Bersih Rp3,39 triliun per Mei 2026, Naik 16,73 Persen

Kinerja BSI tersebut ditopang oleh pertumbuhan dana murah, ekspansi pembiayaan yang berkualitas, serta akselerasi transformasi digital dan pengembangan bisnis bank emas.

img_title
VoxPop.co.id
7 Juli 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut