Niku, 'Pemberontak' di Tata Surya yang Bikin Pusing Ilmuwan
- Pixabay
Penasaran, ilmuwan kemudian melakukan simulasi komputer dan menunjukkan Niku dan objek Drac ternyata telah punya karakteristik orbit yang unik itu selama ratusan juta tahun. Selain itu, ilmuwan menunjukkan ada banyak objek yang ekstrim dalam kelompok objek ini.
Peneliti belum bisa menentukan apakah kelima objek itu berada pada satu kluster bersama atau tidak.
Sementara dua pakar astrofisika California Institute of Technology, Pasadena, Amerika Serikat, yaitu Konstantin Batygin and Michael Brown belum lama ini menemukan, kelima objek itu kemungkinan telah tersebar berserakan dari Tata Surya akibat tarikan gravitasi dari Planet Nine, planet yang ukurannya 10 kali Bumi dan berada 500 kali jauhnya dari jarak Matahari dari Bumi.
Kemungkinan lainnya, kelima objek itu berasal dari pasang galaksi. Payne menjelaskan, jadi saat Matahari mengobit pusat Bima Sakti, pusat Tata Surya itu bergerak naik turun dalam cakeram Bima Sakti. Dalam kondisi itu, gaya pasang surut yang diberikan Tata Surya memiliki efek seperti mengganggu awan Oort dan melempar komet ke dalam Tata Surya.
