5 Penyebab Utama Seseorang Bisa Tenggelam saat Berenang di Sungai

berenang di Sungai Aare
Sumber :
  • bern.com

VoxPop – Aktivitas berenang di sungai menjadi suatu pilihan yang menyenangkan, apalagi untuk orang - orang yang memang hobi bertualang dan senang dengan alam. Namun, kecelakaan bisa saja terjadi saat berenang di sungai, mulai dari kaki yang kram, kemampuan berenang yang belum mahir bahkan bisa disebabkan karena area sungai yang memang berbahaya. 

img_title KM Nurul Salsa Tenggelam Tewaskan 2 Orang, Manifest Kapal 45 Orang tapi Isinya 76

Berikut 5 penyebab seseorang bisa tenggelam di sungai :

Kemampuan Berenang 

img_title Tak Hanya Menyehatkan Jantung, Ternyata Berenang Juga Baik untuk Kesehatan Mental

berenang di Sungai Aare

Photo :
  • bern.com

Aktivitas berenang memang terlihat mudah namun tak banyak yang merasa kesulitan mempelajarinya. Ketidakmampuan dalam berenang menjadi alasan teratas orang bisa tenggelam dan meninggal ketika berenang di sungai. 

img_title Cuaca Panas di Jerman, 10 Orang Tewas Akibat saat Berenang

Tak jarang orang - orang yang merasa bahwa dirinya sudah mahir dalam berenang, namun ternyata ketika praktik malah gagal dan menyebabkan tenggelam. 

Beda Kolam dengan Sungai

Kolam renang 25 meter di Bintaro, Nika Training Pool.

Photo :
  • Istimewa

Hal ini juga menjadi highlights mengapa seseorang bisa tenggelam dan meninggal ketika berenang di sungai. Meski sama sama berada di air, namun berenang di kolam renang dengan di sungai merupakan dua hal yang sangat berbeda.

Di kolam renang, bahkan jika tidak terlalu ahli pun, seseorang masih bisa berenang dengan baik. Namun, berbeda jika di sungai. Arus sungai yang tak menentu, halangan seperti bebatuan dan dedaunan yang bisa menganggu hingga kedalaman sungai yang sulit diprediksi bisa membuat seseorang yang ahli berenang pun merasa kesulitan.

Tidak Menggunakan Alat Penyelamat

Jaket pelampung

Photo :
  • coomons.wikimedia.org/redlifejacket

Berenang di alam, apalagi di sungai yang airnya tampak segar dan jernih memang menyenangkan. Hal ini pula yang membuat sejumlah orang memutuskan untuk tidak menggunakan alat penyelamat seperti jaket pelampung atau ban pelampung yang bisa membantu ketika berenang. 

Namun, seperti gambaran di atas, bahwa berenang di sungai sangat berbeda dengan berenang di kolam. Penggunaan jaket pelampung atau ban pelampung sangat dianjurkan karena dapat membantu sewaktu waktu. Bahkan, menurut catatan penelitian di tahun 2010, 70% kecelakaan kapal yang terjadi, 88% korban yang meninggal tidak menggunakan jaket pelampung dan akhirnya meninggal karena tenggelam. 

Ketika akan berenang di sungai, sangat tidak dianjurkan untuk bercanda dengan mendorong teman atau seseorang tersebut ke dalam sungai. Hal ini dapat menyebabkan kekagetan akut dan kemampuan otak dalam menilai situasi sehingga dapat berakibat tenggelam dan meninggal. 

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut