5 Ciri Pendidikan yang Sukses Menurut UNESCO, Apa Saja? 

Duta UNESCO Arief Rachman dan Direktur Eksekutif IIEF Diana Kartika Jahja
Sumber :
  • Istimewa

VoxPop Edukasi – Pogram Beasiswa Cakrawala, tidak terasa sudah berlangsung selama satu tahun. Para penerima beasiswa telah memperoleh benefit tidak hanya bantuan dana pendidikan, namun sesi mentorship dan keterlibatan dalam community service. 

img_title Cerita Mendagri Tito Ungkap Biaya Pendidikan di Singapura Lebih Murah dari Indonesia

Direktur Eksekutif The Indonesian International Education Foundation (IIEF), Diana Kartika Jahja, menjelaskan, Beasiswa Cakrawala merupakan respon IIEF terhadap pandemi COVID-19 yang amat berpengaruh dampaknya terhadap sektor aviasi.

"Beasiswa Cakrawala kami rancang agar anak-anak yang keluarganya bekerja di bidang aviasi tidak putus sekolah di tengah pandemi COVID-19," ungkapnya saat Closing Ceremony Program Beasiswa Cakrawala, di Century Park Hotel Senayan, Jakarta, baru-baru ini. 

img_title Cara Pertamina Patra Niaga Dorong Pendidikan Berkualitas bagi Generasi Muda

Diana menambahkan bahwa dalam setiap program beasiswa yang dirancang oleh IIEF, mereka selalu menambahkan komponen community service di dalam programnya dengan tujuan untuk menciptakan generasi Indonesia yang lengkap, tidak hanya menonjol secara akademik namun memiliki kepekaan hati untuk berbagi kepada sesama. 

Dalam sesi talkshow, Prof. Dr. Arief Rachman, tokoh pendidikan dan Duta UNESCO untuk Indonesia turut berpesan bahwa ciri pendidikan yang sukses bertumpu pada lima faktor, di antaranya pendidikan yang mampu mengantarkan peserta didiknya menjadi bertakwa, berkepribadian matang, berilmu, mempunyai rasa kebangsaan dan berwawasan global. 

img_title Atomy Indonesia Salurkan Donasi Rp 200 Juta untuk Keluarga Dhuafa di Sepanjang 2026

"Beasiswa adalah salah satu bentuk alat untuk membentuk karakter penerimanya, melalui beasiswa silaturahmi terjalin (networking) dan kecerdasan pikiran terasah," tutur  Arief Rachman dalam keterangannya yang diterima VoxPop, Jakarta, Rabu (28/9).

Selain menerima tunjangan belajar 1 tahun sebesar Rp12 juta bagi siswa SMA dan Rp19,2 juta bagi mahasiswa, para penerima Beasiswa Cakrawala pun mendapatkan sesi mentoring secara intensif bersama para mentor.

Keberlanjutan program Beasiswa Cakrawala menurut Diana akan dicoba diduplikasi untuk menyentuh sektor lainnya di Indonesia, bukan hanya sektor penerbangan. Dirinya berharap bahwa para penerima beasiswa dapat aktif berkontribusi untuk masyarakat, menularkan semangat berbagi dalam bentuk apapun. 

Selama hampir 40 tahun, IIEF telah bekerja sama dengan banyak lembaga, sponsor dan donor untuk mengembangkan dan mengelola berbagai program dan inisiatif yang memungkinkan masyarakat Indonesia untuk mendapatkan akses yang lebih luas ke pendidikan dan kesempatan kerja yang berkualitas

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut