Ini Penjelasan Mengapa Dajjal Tidak Disebut dalam Al Quran

Struktur aneh muka Dajjal di Google Earth.
Sumber :
  • Google Earth

VoxPop Edukasi – Munculnya Dajjal merupakan salah satu tanda datangnya kiamat. Rasulullah SAW banyak menjelaskan tentang buruknya Dajjal, namun dalam Al Quran tidak ada ayat yang menyebut Dajjal.

img_title Rumor Sakit hingga Adanya Tekanan, Istana Buka Suara soal Pengunduran Diri Perry Warjiyo

Dajjal digambarkan sebagai sosok yang sangat durhaka, jahat dan menimbulkan bencana di mana-mana. Dajjal juga termasuk pembohong besar yang fitnahnya sangat berbahaya. Hal ini dijelaskan dalam banyak hadits Rasulullah SAW.

Ilustrasi Dajjal

Photo :
  • U-Report
img_title Kejagung Jelaskan Soal Surat Edaran Kejati dan Kejari se-Indonesia Waspada

Rasulullah SAW pun mengingatkan agar berhati-hati terhadap Dajjal. Tapi, kenapa Dajjal tidak dijelaskan dalam Al Quran dan tidak ada peringatan terhadapnya, bahkan namanya pun tidak disebut-sebut, apalagi kedustaan dan kedurhakaan yang dilakukannya?

Menurut Ibnu Katsir dalam bukunya yang berjudul Huru-Hara Hari Kiamat, disebutkan banyak penjelasan yang bisa menerangkan mengapa Dajjal tidak disebutkan dalam ayat Al Quran.

img_title Kedzaliman Seseorang Tak Perlu Dibalas, Lakukan Cara Terbaik dengan Doa Menenangkan Hati yang Tersakiti

Mengapa Dajjal Tidak Tercatat dalam Al Quran?

Ada beberapa penjelasan yang bisa menerangkan alasan mengapa Dajjal tidak disebutkan dalam Al Quran. Salah satunya adalah sebagai cara Allah SWT menghinakan Dajjal. Meskipun tidak tercatat dalam Al Quran, Dajjal akan muncul di akhir zaman.

1. Dajjal telah diisyaratkan dalam Al Quran

Meskipun tidak disebutkan dan dijelaskan secara gamblang, namun sebenarnya ada ayat Al Quran yang diam tentang munculnya Dajjal. Yakni dalam surat Al-An'am ayat 158:

Ketika Dajjal Membunuh dan Menghidupkan Kembali Lelaki Terbaik

Photo :
  • U-Report

Artinya: "Yang mereka nanti-nanti tidak lain hanyalah kedatangan malaikat kepada mereka (untuk mencabut nyawa mereka) atau kedatangan (siksa) Tuhanmu atau kedatangan beberapa ayat Tuhanmu. Pada hari kedatangannya ayat dari Tuhanmu, tidak bermanfaat lagi iman seseorang kepada dirinya sendiri yang belum percaya sebelum itu, atau dia (belum) mengusahakan kebaikan dalam masa imannya Katakanlah: ‘Tunggulah olehmu sesungguhnya Kami pun menunggu (pula).’”

Menurut kisah Abu Isa At-Tirmidzi dari Abu Hurairah, Nabi pernah merindukan,

Ada tiga hal, yang apabila telah muncul (terjadi), maka iman seseorang yang sebelumnya tidak beriman tidak bermanfaat bagi dirinya sendiri, atau dia tidak berbuat kebaikan dalam masa imannya: Dajjal, Dabbah dan terbitnya matahari dari barat.” Menurut At-Tirmidzi, hadits ini hasan shahih.

2. Nabi Isa datang untuk membunuh Dajjal

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut