Ini Penjelasan Mengapa Dajjal Tidak Disebut dalam Al Quran
- Google Earth
VoxPop Edukasi – Munculnya Dajjal merupakan salah satu tanda datangnya kiamat. Rasulullah SAW banyak menjelaskan tentang buruknya Dajjal, namun dalam Al Quran tidak ada ayat yang menyebut Dajjal.
Dajjal digambarkan sebagai sosok yang sangat durhaka, jahat dan menimbulkan bencana di mana-mana. Dajjal juga termasuk pembohong besar yang fitnahnya sangat berbahaya. Hal ini dijelaskan dalam banyak hadits Rasulullah SAW.
Ilustrasi Dajjal
- U-Report
Rasulullah SAW pun mengingatkan agar berhati-hati terhadap Dajjal. Tapi, kenapa Dajjal tidak dijelaskan dalam Al Quran dan tidak ada peringatan terhadapnya, bahkan namanya pun tidak disebut-sebut, apalagi kedustaan dan kedurhakaan yang dilakukannya?
Menurut Ibnu Katsir dalam bukunya yang berjudul Huru-Hara Hari Kiamat, disebutkan banyak penjelasan yang bisa menerangkan mengapa Dajjal tidak disebutkan dalam ayat Al Quran.
Mengapa Dajjal Tidak Tercatat dalam Al Quran?
Ada beberapa penjelasan yang bisa menerangkan alasan mengapa Dajjal tidak disebutkan dalam Al Quran. Salah satunya adalah sebagai cara Allah SWT menghinakan Dajjal. Meskipun tidak tercatat dalam Al Quran, Dajjal akan muncul di akhir zaman.
1. Dajjal telah diisyaratkan dalam Al Quran
Meskipun tidak disebutkan dan dijelaskan secara gamblang, namun sebenarnya ada ayat Al Quran yang diam tentang munculnya Dajjal. Yakni dalam surat Al-An'am ayat 158:
Ketika Dajjal Membunuh dan Menghidupkan Kembali Lelaki Terbaik
- U-Report
Artinya: "Yang mereka nanti-nanti tidak lain hanyalah kedatangan malaikat kepada mereka (untuk mencabut nyawa mereka) atau kedatangan (siksa) Tuhanmu atau kedatangan beberapa ayat Tuhanmu. Pada hari kedatangannya ayat dari Tuhanmu, tidak bermanfaat lagi iman seseorang kepada dirinya sendiri yang belum percaya sebelum itu, atau dia (belum) mengusahakan kebaikan dalam masa imannya Katakanlah: ‘Tunggulah olehmu sesungguhnya Kami pun menunggu (pula).’”
Menurut kisah Abu Isa At-Tirmidzi dari Abu Hurairah, Nabi pernah merindukan,
“Ada tiga hal, yang apabila telah muncul (terjadi), maka iman seseorang yang sebelumnya tidak beriman tidak bermanfaat bagi dirinya sendiri, atau dia tidak berbuat kebaikan dalam masa imannya: Dajjal, Dabbah dan terbitnya matahari dari barat.” Menurut At-Tirmidzi, hadits ini hasan shahih.
