7 Peristiwa Penting di Bulan Rajab, Salah Satunya Pembebasan Baitul Maqdis Palestina

Ilustrasi masjid tembat berdoa orang muslim (pixabay)
Sumber :
  • U-Report

VoxPop Edukasi – Umat Islam segera memasuki bulan Rajab 1444 H. Oleh karena itu, sejumlah ibadah sangat disarankan dilakukan pada bulan istimewa tersebut. Dan perlu diketahui pula bahwa ada banyak peristiwa penting di bulan Rajab tersebut.

img_title Kisah Perjalanan Spiritual Robert Bauer: Eks Timnas Jerman yang Putuskan Mualaf Usai Bertemu Sang Istri

Setidaknya ada delapan peristiwa penting yang menjadi pembenar agar Rajab tidak dilewati begitu saja. Bahkan aneka ritual dan pesta juga layak diselenggarakan sebagai bentuk penghormatan kepada bulan Rajab yang demikian istimewa dengan beragam peristiwa.

Ilustrasi kaligrafi Islam.

Photo :
  • ANTARAFOTO/Ismar Patrizki
img_title Banyak WNA di Karawang Masuk Islam, MUI Lapor Imigrasi

Berikut peristiwa penting di bulan raja yang VoxPop lansir dari NU Online:

1. Sayyidah Aminah binti Wahb mulai mengandung janin yang kelak diberi nama Muhammad pada bulan Rajab. Setelah mengandung selama sembilan bulan, pada bulan Rabi’ul Awwal, Sayyidah Aminah melahirkan makhluk yang paling mulia, baginda Nabi agung Muhammad Shallallahu ‘Alaihi Wasallam. Kelahirannya adalah rahmat yang Allah hadiahkan kepada alam semesta.

img_title Kongres Umat Islam Indonesia Didesak Minta Presiden Lebih Progresif Berantas Korupsi

2. Pada 27 Rajab, terjadi peristiwa Isra’ dan Mi’raj, salah satu mukjizat terbesar yang Allah anugerahkan kepada baginda Nabi Muhammad Shallallahu ‘Alaihi Wasallam. Mengenai mukjizat agung ini,

Penting untuk digaris bawahi bahwa maksud dan tujuan Isra’ dan Mi’raj bukan berarti Allah di atas lalu Rasulullah diperintah untuk naik ke atas agar sowan bertemu dan menghadap Allah. Bukan seperti yang dimaksud dengan mukjizat yang luar biasa ini.

Para ulama Ahlussunnah wal Jama’ah menegaskan bahwa Allah Maha Suci dari tempat dan arah. Dia ada namun keberadaan-Nya tidak membutuhkan tempat dan arah. Dia ada tanpa tempat dan arah sebelum terciptanya tempat dan arah, dan setelah menciptakan keduanya, Dia tidak berubah, tetap ada tanpa tempat dan arah.

Maksud dan tujuan Isra’ dan Mi’raj adalah memuliakan Rasulullah, memperlihatkan beberapa keajaiban dan tanda kekuatan Allah dan menerima perintah shalat di tempat yang sangat mulia dan tidak pernah satu kali pun dilakukan maksiat di dalamnya.

Ilustrasi Ekonomi Islam

Photo :
  • vstory

3. Pada hari kesepuluh bulan Rajab tahun 9 H, pecah Perang Tabuk.

4. Pada bulan Rajab tahun 9 H, An-Najasyi, Raja Al-Habasyah tutup usia dalam keadaan muslim.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut