4 Jenis Gaya Belajar yang Bisa Dicoba, Mana yang Paling Anda Sukai?
- Pexels/Julia M Cameron
Mereka selalu lebih suka mendengar sesuatu daripada sekadar melihatnya, dan mereka adalah orang-orang yang suka membaca dengan suara keras. Pembelajar auditori akan merekam perkuliahan online untuk ditonton lagi, sedangkan pembelajar visual akan merekam untuk membuat catatan nanti untuk dilihat.
Pembelajar auditori dapat mengingat 75% dari apa yang mereka dengar! Mereka tidak seperti pembelajar visual, yang mampu mengingat lebih baik informasi yang dilihat dan lebih sedikit informasi yang didengar.
Anda termasuk pembelajar auditori jika Anda:
1. Belajar ketika Anda menghadiri perkuliahan.
2. Membaca dengan suara keras.
3. Suka mengadakan atau menghadiri diskusi sebagai cara belajar.
Ilustrasi anak belajar.
- Pixabay
Pembelajaran Kinestetik (Taktil)
Peserta didik tersebut harus menggunakan seluruh tubuh dan inderanya untuk belajar secara maksimal. Dengan hanya 5% populasi yang merupakan pembelajar kinestetik, mereka perlu berpartisipasi secara fisik dalam proses pembelajaran, mengerjakan pekerjaan rumah, atau memecahkan masalah.
Hal ini dapat dilakukan dengan menuliskan pembelajaran mereka atau bergerak ke mana-mana saat mereka membacanya dengan suara keras. Mereka belajar lebih baik melalui pengalaman langsung dan dengan melakukan, bukan membaca atau bahkan mendengarkan.
Ini seperti mengendarai sepeda tanpa membaca atau mendengarkan instruksi, atau bagaimana, saat masih bayi, Anda mulai berjalan dan terjatuh alih-alih meminta seseorang menjelaskan cara menggerakkan otot Anda. Beberapa orang bekerja seperti itu!
Anda adalah pembelajar kinestetik jika Anda:
1. Tidak bisa diam saat belajar.
2. Ingin melakukan sesuatu secara psikis.
3. Anda suka memecahkan masalah dan mencari solusi secara mandiri dengan melakukannya.
Pembelajaran Membaca dan Menulis
Jenis pembelajaran ini merupakan gabungan gaya belajar visual dan kinestetik karena seperti namanya, ini tentang membaca dan menulis. Ini adalah gaya belajar dasar yang kita semua tahu dan coba di sekolah.
Anda seorang pembelajar membaca/menulis jika Anda:
1. Membaca untuk memahami tetapi menulis untuk mempelajari
2. Buat daftar dan poin
3. Membuat struktur dan mengatur segala sesuatunya saat belajar
Saat ini, kita tahu bahwa hanya menggunakan satu metode untuk mengajar siswa tidak akan berhasil. Mengumpulkan sekelompok 30 orang dengan gaya belajar berbeda dan mengajar mereka dengan cara yang sama akan membuat beberapa orang gagal.
