Majelis Hukama Muslimin Raih Stan Terbaik Islamic Book Fair 2024
- Istimewa
Karya-karya tersebut antara lain Al-Qawl Al-Tayyib (Perkataan Baik), Muqawwamat Al-Islam (Nilai Esensial Islam), Ra'y Fi Hiwar Al-Sharq Wal-Gharb (Pandangan tentang Dialog Timur-Barat), Al-Awda ila Al-Iman (Kembali ke Iman), Kalima ila al-Syabab (Kata-kata untuk Kaum Muda), Fi al-Mustalah al-Kalami wal-Sufi (Tentang Terminologi Teologis dan Sufi), Al-Turath wal Tajdid (Warisan dan Pembaruan), serta publikasi yang dirilis pada 2024 seperti Al-‘Onf wal Silm: Nahw Fahm Mutakamil (Kekerasan dan Perdamaian: Menuju Pemahaman Komprehensif).
Ada juga, Al-Gharb wa I’adat Iktishaf al-Islam (Barat dan Penemuan Kembali Islam) karya Tijani Boulaouali, Fikrat al-Silm Fajr al-Nahda al-Europea (Mengonseptualisasikan Perdamaian Selama Renaisans Eropa) karya Dr. Bennacer El Bouazzati, dan Medyat al-Ta’aruf Fi Al-Maghreb wal-Andalus (Pertemuan Lintas Agama di Al-Andalus dan Maroko) yang ditulis Dr. Jaafar Ben El Haj Soulami.
Stan MHM pada IBF 2024 juga menampilkan koleksi terbitan penting lainnya, termasuk Al-Hub Fi Al-Qur’an Al-Karim (Cinta dalam Al-Qur’an Suci) karya Pangeran Yordania Ghazi bin Muhammad, anggota MHM. Ada juga buku ‘Imam Besar dan Paus: Jalan Berduri — Kesaksian atas Kelahiran Dokumen Persaudaraan Manusia’, karya Konselor Mohamed Abdelsalam, Sekretaris Jenderal MHM. Dipamerkan juga buku Qawa’id al-Fahm wal-Tafahum Min al-Fikr wal-Lughat (Aturan Pemahaman dan Komunikasi dalam Pikiran dan Bahasa) karya Dr. Mustafa Bin Hamza, anggota MHM; dan Mutashabih al-Nazm Fi Qasas Al-Qur’an Al-Karim: Muqarana wa-Tahlil (Studi tentang Kesamaan Gaya dalam Kisah-kisah Al-Qur’an: Studi Komparatif dan Analitis) karya Abdelghani Al-Rajhi.
Beberapa buku terjemah juga dihadirkan pada IBF 2024 antara lain: Religious Tolerance in World Religions karya Jacob Neusner dan Bruce Chilton; Confronting Islamophobia in Europe yang merupakan kumpulan tulisan dari berbagai peneliti; Islam and Good Governance karya Profesor Muqtader Khan dari University of Delaware, AS; serta Islam, the West, and Tolerance: Conceiving Coexistence karya Aaron Tyler.
![]()
“Dalam catatan kami, buku Al-Qawl Al-Tayyib karya Grand Syekh Al Azhar paling banyak diminati. Stok yang kami siapkan habis terjual, baik edisi Arab maupun Indonesia. Buku ini juga sempat dibedah dalam kajian pada hari pertama pameran di Stan MHM, menghadirkan TGB Dr. M Zainul Majdi dan Prof. Dr. Amany Lubis,” papar Dr. Muchlis.
