Komitmen Peduli Pendidikan, Askrindo Lakukan Pengukuran Social Return on Investment (SROI) PKBM di Sumatera Utara

Aksrindo peduli pendidikan
Sumber :
  • Istimewa

Gunungsitoli, VoxPop – Sebagai bentuk komitmen untuk terus memberikan manfaat terbaik bagi masyarakat melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) yang dijalankannya, PT Asuransi Kredit Indonesia (Askrindo) melakukan pengukuran Social Return on Investment (SROI) terhadap program yang selama ini dijalankan, khususnya bantuan dan pembinaan kepada Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) ZIONA di Gunungsitoli, Sumatera Utara.

img_title Bos BGN Siap Laksanakan Putusan MK, Skema Anggaran MBG Bakal Dibahas Kemenkeu

Direktur Utama Askrindo, M Fankar Umran, mengatakan kegiatan ini bertujuan mengevaluasi efektivitas serta dampak program kemitraan pendidikan sekaligus menegaskan komitmen Askrindo dalam mendukung pembangunan berkelanjutan.

“Melalui program TJSL ini, kami berkomitmen untuk memberdayakan masyarakat, meningkatkan literasi keuangan, serta membuka peluang yang lebih luas bagi generasi muda di daerah-daerah seperti Gunungsitoli. Pengukuran SROI ini menjadi langkah penting bagi kami untuk memastikan bahwa setiap bantuan yang diberikan memberikan dampak nyata dan berkelanjutan,” ujar Fankar.

img_title Kelola Keuangan Keluarga saat Biaya Daftar Ulang Kuliah dan Biaya Pendidikan Meningkat, Bagaimana Caranya?

Fankar juga menambahkan program ini tidak hanya berkontribusi pada peningkatan kualitas pendidikan, namun juga mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB/SDGs), khususnya TPB 4 (Pendidikan Berkualitas), TPB 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi), serta TPB 10 (Mengurangi Ketimpangan).

“Perhitungan SROI merupakan komitmen keterbukaan dan pertanggungjawaban kepada stakeholders untuk mengontrol penggunaan sumber daya agar lebih efektif dan efisien hingga berkelanjutan,  dan juga kami percaya bahwa investasi pada pendidikan adalah investasi terbaik untuk masa depan bangsa,” tambahnya.

img_title MK Ingatkan Negara Tak Boleh Kurangi Anggaran Pendidikan 20 Persen Apapun Keterbatasan APBN yang Dialami

Kegiatan yang berlangsung secara terstruktur dan kolaboratif ini melibatkan pengumpulan data primer melalui wawancara mendalam dengan peserta didik, alumni, tutor, serta pengelola PKBM ZIONA. Selain pengukuran SROI, acara juga diisi dengan motivasi dan edukasi bagi peserta dan alumni, pengenalan layanan serta produk asuransi PT Askrindo, dan penyerahan ijazah bagi lulusan Paket A, B, dan C Tahun Pelajaran 2024/2025.

Ketua PKBM ZIONA, Rido Favorit S. Waruwu, S.Pd, memaparkan proses penerbitan ijazah, implementasi e-ijazah, serta penggunaan transkrip nilai yang mendukung transparansi dan kemudahan bagi lulusan. “Program ini memberikan dampak positif besar dalam kehidupannya serta motivasi untuk terus belajar dan berkembang. Adapun beberapa alumni PKBM Ziona ini sudah banyak yang memiliki usaha sendiri salah satunya dibidang jasa desain grafis dan video editing, dengan kemandirian ini jelas sangat membantu ekonomi Masyarakat di daerah Gunungsitoli,” jelas Rido.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut