Bela Guttmann Masih "Hantui" Benfica di Kompetisi Eropa

Pemain Benfica meratapi kegagalan juara di final
Sumber :
  • REUTERS/Albert Gea
VoxPopbola - Sebagian orang mungkin tak percaya dengan hal-hal yang sifatnya tak sejalan dengan akal sehat manusia. Namun, ketidakberuntungan yang didapat Benfica di kompetisi Eropa --paling tidak hingga saat ini-- bisa dijadikan contoh bahwa "kutukan" itu ada.
img_title VIDEO: Drama 4 Gol yang Loloskan Bayern Munich

Sudah tujuh kali selalu kalah di final kompetisi Eropa, Benfica berkesempatan untuk mengakhirinya di Juventus Stadium pada Kamis 15 Mei 2014 dini hari WIB pada laga final Europa League kontra Sevilla. Namun, lagi-lagi mereka gagal melakukannya. 
img_title Sebelum Depak Benfica, Bomber Bayern Kecelakaan Mobil

Tanda-tanda kesialan Benfica sudah tampak pada jalannya 90 menit waktu normal pertandingan. Tampil menekan dan menciptakan sejumah, peluang, Benfica selalu gagal memanfaatkannya. Begitupun dengan Sevilla, yang membuang beberapa peluang emas.
img_title Rekor Nyaris Sempurna Bayern saat Bersua Benfica

Tak ada gol pada 90 menit waktu normal plus dua babak extra time, pemenang pertandingan pun akhirnya harus ditentukan dengan adu penalti. Mentalitas juara Los Palanganas pun tampak pada tos-tosan ini. Sevilla kemudian dinobatkan sebagai juara setelah dua eksekutor Benfica, Oscar Cardozo dan Rodrigo gagal, sedangkan para penendang mereka sempurna.

Kekalahan tersebut makin terasa menyakitkan, mengingat mereka juga tumbang dari Chelsea pada final Europa League musim 2012/13. Ketika itu, pasukan Rafael Benitez menumbangkan Los Encarnados di Amsterdam Arena dengan skor tipis 2-1.

Mengomentari kekalahan dari Sevilla, pelatih Benfica, Jorge Jesus mengatakan timnya telah mengerahkan segala cara. Namun, sayangnya mereka kerap gagal memanfaatkan peluang demi peluang yang semestinya mengantar mereka pada kemenangan.

"Ketika kalah maka situasi selalu sulit. Selama 120 menit, kami merasa sebagai tim yang melakukan segalanya demi meraih kemenangan, dan kami memiliki lebih banyak peluang," kata Jesus seperti dikutip situs resmi Benfica.

"Saya mengucapkan selamat kepada para pemain dan suporter yang sangat berharga bagi kami hingga bisa sampai final. Sekarang, kami perlu menatap ke depan karena masih memiliki final lagi pada Minggu," tegas pelatih kelahiran Amadora, Portugal, 59 tahun lalu itu.

Sementara itu, pelatih Sevilla, Unai Emery memilih untuk merendah. Menurutnya, kemenangan tersebut merupakan hasil kerja sama dari seluruh pihak di tim. Tak hanya itu, dia juga meluangkan waktu untuk memberi pujian pada pasukan Benfiquistas.
Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut