Juara Dunia Limbung, Ujian Inggris di Wembley & 2 Kuda Hitam
Selasa, 29 Maret 2016 - 04:20 WIB
Sumber :
- Reuters / Fabrizio Bensch
VoxPop.co.id
- Persiapan negara-negara peserta Piala Eropa 2016 memasuki tahap krusial. Lawan-lawan yang mereka temui berpotensi bakal kembali mereka hadapi di Prancis nanti. Kemenangan pendongkrak rasa percaya diri bisa jadi modal penting para kontestan.
Baca Juga
Setelah akhir pekan yang sibuk oleh laga-laga internasional menarik, pertengahan pekan ini kembali bakal tersaji partai-partai yang tak boleh dilewatkan.
Sebut saja mulai dari sang juara dunia, Jerman, yang berusaha bangkit usai kekalahan memalukan dari Inggris akhir pekan kemarin di Berlin. Tapi, Die Mannshaft menghadapi lawan tidak mudah yaitu jagoan bertahan, Italia.
Di partai lain, Inggris akan menghadapi raksasa yang tengah terluka, Belanda. Partai di Wembley nanti bakal menarik karena akan menguji konsistensi Three Lions, atau pelipur lara Die Oranje setelah gagal lolos ke Piala Eropa.
Pertandingan yang tak kalah seru adalah Portugal kontra Belgia. Tak bisa dipungkiri, Belgia saat ini menjadi negara yang mengancam dominasi para jagoan Eropa. Sedangkan bagi Portugal laga ini bisa mengasah ketajaman mereka yang belakangan mulai tumpul.
Jerman Masih 'Terganggu', Italia Semakin Solid
Partai yang paling menarik untuk disaksikan adalah saat Jerman menghadapi Italia di Allianz Arena pada Rabu dini hari WIB, 30 Maret 2016. Dua nama besar sepakbola Eropa ini tak boleh dilewatkan saat sedang bertemu.
Tetapi, Jerman saat ini sedang dalam posisi limbung. Bagaimana tidak, unggul dua gol sang juara dunia malah kebobolan tiga kali dalam 30 menit sisa pertandingan. Sangat bukan Jerman.
Tak heran kekalahan itu memberikan dampak besar pada para pemain Jerman. Hal ini diungkapkan oleh asisten pelatih Jerman, Thomas Schneider, yang menyebut bahwa juara dunia 2014 itu menghadapi tugas berat dalam memulihkan kepercayaan diri para pemainnya.
"Kami berada di bawah sedikit tekanan setelah kekalahan itu. Kami harus memberikan perlawanan lebih besar terhadap Italia," kata Schneider dalam konferensi pers yang dirangkum oleh Soccerway.
"Kami harus bisa lebih konsisten. Kami melihat Italia dalam pertandingan terakhir melawan Spanyol. Mereka sangat baik, taktis dan fleksibel," tambah asisten Joachim Loew tersebut.
Halaman Selanjutnya
