Madrid yang Sial dan Dongeng Leicester Bersama Pembunuh Naga
- Reuters
The Foxes menang dengan skor 1-0 atas Porto di King Power Stadium, Rabu 28 September 2016 dini hari WIB. Meski berstatus anak baru, sang juara Premier League ternyata sudah mencatatkan rekor luar biasa.
Menurut Opta, Leicester menjadi klub Inggris pertama yang berhasil menang di dua laga beruntun fase grup Liga Champions. Artinya, prestasi Leicester sudah lebih baik dari tim-tim tradisional seperti Manchester United, Liverpool, Arsenal, Chelsea, atau Manchester City.
Hasil apik atas Porto tersebut, tak lepas dari perfoma gemilang Islam Slimani yang menjadi penentu kemenangan. Gol tersebut membuat Slimani tetap bisa menjadi 'Si Pembunuh Naga' walau sudah berkostum Leicester.
Saat masih berkostum Sporting Lisbon, Slimani dijuluki 'Si Pembunuh Naga' oleh suporter Sporting. Dia mendapatkan julukan tersebut karena rajin membobol gawang Porto, tim yang memiliki julukan Dragoes atau 'Si Naga'.
Selama tiga musim berkostum Sporting, Slimani enam kali menghadapi Porto dan mencetak enam gol dan lima gol di antaranya tercipta pada tahun ini. Sedangkan dengan Leicester, dia sudah mencetak tiga gol dalam empat pertandingan bersama Leicester, dan ketiganya berasal dari sundulan.
"Saya sangat percaya dengan Slimani karena dia sering mencetak gol melawan Porto ketika dia bermain di Sporting Lisbon. Saya juga berbicara pada Riyad dan Islam mengenai membuat sesuatu yang bagus dipertandingan tersebut," pelatih Leicester, Claudio Ranieri.
"Kami bermain sangat baik. Porto tampil menyerang dengan pemain-pemain berkualitas. Tapi kami menguasai lapangan," sambungnya, dilansir Sky Sports.
