Kualifikasi Piala Dunia 2018 Zona CONMEBOL Makin Panas
- REUTERS/Andres Stapff
Padahal peranannya amat dibutuhkan oleh Brasil. Terlebih lagi saat bertemu Bolivia beberapa hari lalu, dia sukses mencatatkan pencapaian spektakuler. Sepanjang berkarier profesional di lapangan hijau, Neymar sudah mencatatkan 300 gol.
Meski begitu, Tite tak ingin anak asuhnya melemah. Dia optimistis akan kembali meraih kemenangan meski Neymar absen. "Tim harus tetap kuat tanpa Neymar. Tidak manusiawi jika membebankan segala hal pada Neymar," tuturnya dikutip dari Soccerway.
Di pertandingan lain, misi meraih 3 poin Argentina akan sedikit bertambah berat. Menjamu Paraguay, mereka akan kehilangan Sergio Aguero yang mendapatkan cedera saat menjalani latihan, kemarin.
Menuju pertandingan nanti, kondisi skuat asuhan Edgardo Bauza tidaklah baik. Di pertandingan sebelumnya, Tim Tango yang bermain di depan publiknya sendiri, Estadio Nacional de Lima ditahan imbang 2-2 oleh Peru.
Dengan absennya Aguero, otomatis urusan mencetak gol diserahkan kepada Lionel Messi. Bauza yang sukses merayu pemain berjuluk La Pulga itu untuk mengurungkan niat pensiun dari timnas memiliki harapan yang amat besar kepadanya.
"Saya merasa bahwa Messi masih memiliki banyak hal yang bisa diberikan kepada tim. Dia layak pensiun dengan cara lain, yakni mengakhiri karier internasionalnya sebagai juara," ujarnya seperti dilansir Sport.
Pembuktian Jerman dan Inggris di Zona Eropa
Tim nasional Jerman dan Inggris mengawali 2 pertandingan Kualifikasi Piala Dunia 2018 zona Eropa dengan gemilang. Mereka berhasil menyapu bersih semuanya dengan kemenangan. Hasil tersebut membuat mereka memuncaki klasemen grup.
Jerman dalam 2 pertandingan sebelumnya mencatatkan kemenangan atas Norwegia dan Republik Ceko. Tak tanggung-tanggu, keduanya diakhiri dengan kemenangan 3 gol tanpa balas. Skuat asuhan Joachim Loew tampil impresif sejauh ini.
Di pertandingan berikutnya, Der Panzer akan menjamu Irlandia Utara. Berlangsung di HDI Arena, Hannover pada Rabu 12 Oktober 2016 dini hari WIB, mereka dituntut untuk tampil konsisten. Jika melihat hasil melawan Ceko, Loew bisa sedikit bernafas lega.
Setelah tidak memiliki opsi pemain ujung tombak, kini Thomas Mueller mulai memperlihatkan performa terbaik. Melempem di Piala Eropa 2016 lalu, pemain asal klub Bayern Munich seolah ingin menunjukkan bukti masih layak menjadi andalan dengan mencetak 2 gol ke gawang Ceko.
