Orang Sakit Jiwa Kebal COVID-19, Pernyataan Kontroversial Terawan

Menkes Terawan Agus Putranto
Sumber :
  • VoxPop/M Ali Wafa

VoxPop – Penjelasan dokter Tirta yang mengungkap alasan orang sakit jiwa lebih kebal terhadap virus corona atau COVID-19, menjadi berita terpopuler di kanal Lifestyle VoxPop.co.id.

img_title Pertama Kali Sejak Pandemo Covid-19, China Gagal Capai Target Pertumbuhan Ekonomi

Penyebab sakit tenggorokan saat memakai masker juga tak kalah menarik perhatian pembaca. Selain itu, masih ada tiga berita lainnya yang bertengger di deretan berita terpopuler.

Berikut rangkuman 5 Berita Terpopuler di kanal Lifestyle VoxPop.co.id, edisi Selasa 29 September 2020.

img_title Korban Kebakaran TPA Jatiwaringin Dihantui ISPA, TBS Foundation Salurkan 200 Box Masker hingga Puluhan Tabung Oxycan

Dokter Tirta Ungkap Alasan Kenapa Orang Sakit Jiwa Bisa Kebal Corona

Dokter Tirta.

img_title Hakim Tolak Dalih COVID-19 Nadiem di Perkara Chromebook, Singgung Arahan 'Mas Menteri'

Dokter relawan sekaligus influencer, dr. Tirta Mandira Hudhi, kembali membuat pernyataan mengejutkan, lewat sebuah video. 

Me-repost unggahan salah satu warganet tentang video dirinya mengenai orang-orang yang rentan terinfeksi COVID-19, Tirta mengungkap orang-orang yang hidup di jalan imunnya lebih kuat, sehingga tidak mudah tertular. Termasuk para orang sakit jiwa.

Baca selengkapnya di sini.

Pakai Masker Malah Sakit Tenggorokan, Mungkin Ini Penyebabnya

Mengenakan masker

Untuk mencegah risiko infeksi virus corona, memakai masker sepertinya merupakan pertahanan terbaik untuk saat ini. Menghentikan virus yang melayang di udara memasuki saluran pernapasan kita dan menyebabkan infeksi.

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa masker dapat mengurangi risiko penularan hingga 50 persen. Itu sebabnya orang diinstruksikan untuk memakai masker sebelum keluar rumah. 

Baca selengkapnya di sini

Survei: 67 Persen Orang Indonesia Sudah Mau Menerima Pasien COVID-19

Virus corona COVID-19.

Hasil survei yang dilakukan oleh Badan Pusat Statistik (BPS), yang dilakukan dalam rentang waktu 7-14 September 2020, memberikan beberapa hasil positif. 

Salah satunya, terkait respons masyarakat ketika ada pasien terinfeksi virus corona atau COVID-19, di lingkungan mereka. Hasil survei yang dilakukan secara daring ini, dipaparkan oleh Kepala BPS, Dr Suhariyanto.

Baca selengkapnya di sini

Kisah Haru Penderita Stroke, Divonis Tanpa Gejala Sedikit Pun

Nominasi Heart Heroes World Stroke Organization, Anthony King

Tepat pada hari ini, yakni tanggal 29 September diperingati sebagai Hari Jantung Sedunia. Sejumlah pembahasan terkait kesehatan jantung pun jadi perbincangan sedunia saat ini.

Dan yang kerap jadi perhatian dalam setiap kali peringatan Hari Jantung Internasional, adalah para sosok inspiratif yang berjuang menghadapi sebuah kondisi sulit pasca sakit jantung yang mereka alami.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut