Jangan Salah! Begini Cara Transisi Makanan Lama ke Makanan Baru yang Mulus untuk Kucing

Ilustrasi Kucing Peliharaan
Sumber :
  • ist

Jakarta, VoxPop – Ada banyak alasan yang membuat pemilik kucing ingin mengganti makanan peliharaannya. Mulai dari ingin meningkatkan kualitass makanan yang lebih baik, masalah kesehatan atau masalah kenyamanan si bulu halus.

img_title Bukan Sekadar Hewan Peliharaan, Ini Alasan Kucing Bisa Membawa Kebahagiaan bagi Pemiliknya

Meski tampak sepele, cara mengganti makanan kucing baik dari wet food ke dry food, merek satu ke lainnya, atau dari makanan biasa ke diet khusus tidak bisa dilakukan sembarangan. Proses transisi yang terlalu cepat bisa membuat kucing stres, kehilangan nafsu makan, bahkan mengalami gangguan pencernaan.

”Kalau langsung diganti beberapa kucing yang kecenderungannya sensitif dia bisa memuntahkan makanannya atau bahkan diare, pupnya cair. Jadi memang harus ditransisi,”kata drh. Ernita Widyasari dalam sebuah sesi talkshow baru-baru ini.

img_title Menkes Minta Pemda Anjing-Kucing Diberi Vaksin Rabies: Kalau Sudah Digigit, Biayanya Mahal

Maka dari itu, kata Ernita memahami cara food transition yang tepat sangat penting agar kucing tetap sehat, aktif, dan menikmati setiap suapan dengan bahagia. Lantas seperti apa triknya?

Ernita menjelaskan bahwa untuk peralihan makanan memang perlu dilakukan secara bertahap. Di hari pertama hingga ketiga pemilik kucing bisa mencampurkan makanan lama dengan makanan yang baru dengan komposisis 75 persen makanan lama dan 25 persen makanan baru.

img_title Cat Lovers Harus Tahu! Panduan Memilih Makanan Kucing yang Paling Tepat

Food transisioning memang harus pelan-pelan. Kita paling menyarankan dalam seminggu pakai makanan yang lama dicampur pakai makanan yang baru. Dalam seminggu 1-3 hari pertama 25 persen makanan baru, 75 persen makanan lama, di hari kelima baru 50:50,”

Ernita melanjutkan di hari keenam dan hari ketujuh pemilik bisa memberikan komposisi makanan baru lebih banyak dibanding makanan lama yakni sebesar 75: 25. Setelahnya di hari kedelapan kucing bisa diberikan makanan baru secara utuh.

”Habis itu hari ke 6-7 lebih banyak 75 persen makanan baru, 25 persen makanan lama. Baru hari ke delapan lanjut aja 100 persen makanan baru. Kalau memang masih nggak mau makan boleh dicampur sedikit-sedikit karena kucing-kucing pakai taste of the wild tuh doyan banget kak,”kata dia.

Ernita juga menekankan pentingnya memilih produk makanan yang tepat untuk kucing dengan masalah pencernaan atau kulit sensitif.

"Makanan kucing dengan novel protein bagus untuk kucing dengan masalah pencernaan atau kulit yang sensitif, karena proteinnya tidak umum ditemukan pada pakan biasa seperti daging rusa dan salmon," kata Ernita.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut