Warga RI Hobi Makan Rebus-rebusan, Ini 5 Manfaatnya

Ilustrasi Makanan Rebus-rebusan
Sumber :
  • ITS Food

Jakarta, VoxPop Tren makanan rebus-rebusan semakin diminati masyarakat Indonesia, terutama karena cara memasaknya yang sederhana, rendah minyak, dan dianggap lebih sehat. Metode memasak ini ternyata menyimpan banyak manfaat bagi tubuh, mulai dari menjaga asupan kalori hingga mendukung kesehatan pencernaan. 

img_title LIXIL Ungkap Perubahan Tren Konsumen Produk Sanitasi

Makanan rebus juga menjadi pilihan praktis bagi banyak orang yang ingin mengurangi konsumsi minyak tanpa harus mengorbankan cita rasa. Proses merebus membantu menjaga kealamian bahan makanan sekaligus menghindari pembentukan senyawa berbahaya yang biasanya muncul dari proses menggoreng.

DIkutip dari TheHealthSite pada Minggu, 30 November 2025, berikut lima manfaat utama yang bisa Anda dapatkan dari rutin mengonsumsi makanan rebus-rebusan. Scroll untuk informasi lengkapnya, ya!

img_title Pastikan Kasih Manfaat Berkelanjutan bagi Masyarakat, Pertamina Niaga Niaga Lakukan Ini

1. Menjaga Kandungan Nutrisi dalam Makanan

Jagung rebus

Photo :
  • Pixabay/varintorn
img_title OJK Respons Putusan MK soal Pembayaran Manfaat Pensiun, Begini Aturan Terbarunya

Proses merebus membantu mempertahankan nutrisi penting seperti vitamin A, C, dan K, termasuk mineral seperti kalium dan magnesium. Karena tidak menggunakan suhu sangat tinggi seperti menggoreng atau memanggang, nutrisi dalam sayuran, kacang-kacangan, dan umbi-umbian tetap terjaga. Dengan begitu, tubuh mendapatkan asupan optimal yang mendukung sistem imun dan kesehatan secara keseluruhan.

2. Rendah Kalori dan Bebas Lemak Tambahan

Makanan rebus tidak membutuhkan minyak, mentega, atau lemak tambahan lainnya. Hal ini membuat makanan jenis ini lebih rendah kalori dan jauh lebih aman untuk jantung. Mengonsumsi makanan rebus-rebusan secara rutin dapat membantu menjaga berat badan ideal dan mengurangi risiko penyakit kardiovaskular. Pilihan ini sangat cocok bagi Anda yang ingin mengontrol asupan lemak jenuh tanpa harus membatasi porsi makan secara ekstrem.

3. Lebih Mudah Dicerna Tubuh

Ilustrasi Metabolisme (Sistem Pencernaan)

Photo :
  • Freepik

Tekstur makanan yang lebih lembut setelah direbus membuatnya lebih ramah bagi sistem pencernaan. Serat pada sayuran menjadi lebih mudah diolah sehingga mengurangi risiko perut kembung dan rasa tidak nyaman. Makanan rebus sering menjadi rekomendasi bagi orang yang sedang dalam masa pemulihan atau mengalami gangguan pencernaan karena proses cerna menjadi lebih ringan.

4. Minim Risiko Senyawa Berbahaya

Metode pengolahan dengan panas tinggi, seperti menggoreng atau memanggang, dapat menghasilkan senyawa berbahaya bagi tubuh. Sementara itu, merebus dapat menurunkan risiko pembentukan zat berbahaya tersebut. Bahkan pada beberapa jenis sayuran, proses merebus mampu mengurangi kadar oksalat yang dapat menghambat penyerapan kalsium. Dengan demikian, makanan rebus menjadi pilihan yang lebih aman dan sehat.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut