Ternyata Ini yang Terjadi pada Tubuh Saat Kamu Stop Makan Daging, Dokter Ungkap Fakta Mengejutkan!

Ilustrasi Mengolah Daging
Sumber :
  • ist

”Semua makanan ini merupakan prebiotik yang sangat baik untuk menutrisi dan memperbanyak mikroba baik di usus,” kata dia.

img_title Harga Bawang Turun saat Beras, Telur dan Daging Ayam Naik, Cek Daftar Lengkapnya

Mengatasi gas dan perut kembung di awal perubahan pola makan

Perubahan pola makan secara mendadak memang bisa menimbulkan rasa tidak nyaman sementara. Dr. Reddy menjelaskan, saat seseorang beralih dari pola makan non-vegetarian ke vegetarian, bakteri usus membutuhkan waktu untuk beradaptasi dengan peningkatan serat dan karbohidrat kompleks. Komponen-komponen ini mengalami proses fermentasi di usus, yang secara alami menghasilkan gas.

img_title Mitos atau Fakta? Diabetes Juga Bisa Berdampak Pada Penglihatan

Ia menegaskan bahwa setelah tubuh menyesuaikan diri, biasanya keluhan seperti kembung dan sering buang gas akan mereda. Untuk membantu proses adaptasi, Dr. Reddy menyarankan untuk menaikkan konsumsi serat secara bertahap, minum cukup cairan, dan menambahkan makanan berprobiotik.

Manfaat jangka panjang dan potensi risiko

img_title Peringati Hari Anak Nasional, Novo Nordisk Perkuat Kolaborasi Cegah Obesitas dan Diabetes pada Anak

Melihat manfaat jangka panjangnya, Dr. Reddy menyebut bahwa pola makan vegetarian yang seimbang terbukti berkaitan dengan kesehatan kardiometabolik yang lebih baik. Menurutnya, pola makan vegetarian yang seimbang membantu menurunkan kolesterol LDL, tekanan darah, risiko obesitas, hipertensi, dan diabetes tipe 2. Pola makan seperti ini juga berhubungan dengan penurunan angka penyakit serta kematian akibat masalah kardiovaskular.

Namun, ia juga mengingatkan bahwa pola makan vegetarian yang tidak direncanakan dengan baik atau pola makan vegan yang terlalu ketat berisiko menyebabkan kekurangan vitamin B12, zat besi, kalsium, dan lemak omega-3. Kekurangan nutrisi ini dapat meningkatkan risiko patah tulang, stroke hemoragik, atau masalah metabolik seperti resistensi insulin dan dislipidemia. Karena itu, memastikan asupan nutrisi tetap seimbang menjadi kunci penting untuk menjaga kesehatan usus dan tubuh dalam jangka panjang.

Ilustrasi Nasi Putih

Stop Makan Nasi Putih Tapi Gula Darah Masih Melonjak? Atasi dengan Mengikuti Saran dr Zaidul Akbar

Tidak jarang ditemui kasus di mana seseorang sudah berupaya mengurangi mengonsumsi nasi putih, namun gula darah tidak kunjung turun. Ikuti langkah saran berikut

img_title
VoxPop.co.id
31 Juli 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut