Rumah Sakit di Indonesa Makin Canggih, Kenapa Banyak Orang Masih Suka Berobat ke Luar Negeri?
- Eka Hospital MT Haryono
3. Kualitas komunikasi dan layanan dokter
Aspek komunikasi juga menjadi perhatian masyarakat.
“Yang sering kita dengar adalah dokter di Indonesia tidak komunikatif, di luar lebih komunikatif. Oleh sebab itu kami membangun konsep yang kita namakan dengan Eka Hospital, Eka interdisciplinary services artinya hubungan kerja interdisciplinary atau antar profesi atau antar spesialisasi itu kita memang bangun melalui clinical meeting yang kami adakan untuk setiap kasus-kasus yang kompleks,” paparnya.
Pendekatan ini bertujuan memastikan pasien memperoleh penanganan yang komprehensif dan terkoordinasi.
4. Kenyamanan fasilitas rumah sakit
Selain faktor medis, kenyamanan lingkungan rumah sakit turut memengaruhi keputusan pasien.
“Kami juga sengaja membangun Eka Hospital MT Haryono dengan desain yang seperti ini salah satunya adalah dengan memperhatikan kenyamanan pasien, karena tidak bisa dipungkiri pasien saat ini banyak yang pergi ke rumah sakit, notabene bukan hanya semata-mata untuk mengobati penyakitnya tapi kadang mereka juga ingin check up, mereka ingin mengetahui atau menghindari mereka jatuh ke dalam penyakit-penyakit yang lebih berat dan kadang screening itu perlu dilakukan terutama untuk yang dari luar kota,” katanya.
Dengan kehadiran fasilitas modern, teknologi mutakhir, tenaga medis multidisiplin, serta peningkatan kualitas layanan, rumah sakit di Indonesia kini dinilai semakin siap bersaing di tingkat internasional. Hal ini sekaligus membuka peluang besar agar masyarakat tidak lagi harus pergi ke luar negeri untuk mendapatkan layanan kesehatan berkualitas tinggi.
