Hal yang Perlu Diketahui Terkait Masalah Kesehatan Organ Intim
- Pixabay
"Dan infeksi menular seksual ini banyak banget jenisnya, mulai dari bakteri, virus, bahkan sampai mikroorganisme. Maksudnya bener-bener dan semuanya itu cuma punya satu hal yang sama. Mereka itu menularan lewat hubungan intim, dan enggak lewat mode lain gitu ya. Enggak seperti batuk yang langsung gitu, enggak. Ini cuma menularan lewat hubungan intim,” sambung dia.
Artinya, IMS tidak menular melalui interaksi sehari-hari seperti bersalaman, berbagi makanan, atau percikan batuk. Penularan terjadi melalui hubungan seksual—baik vaginal, anal, maupun oral terutama saat terjadi pertukaran cairan tubuh atau kontak kulit ke kulit di area genital.
Oleh karena itu, penggunaan kondom menjadi sangat penting sebagai langkah pencegahan. Kondom bekerja sebagai penghalang fisik (barrier) yang mencegah pertukaran cairan tubuh, sehingga dapat menurunkan risiko penularan IMS, termasuk HIV/AIDS serta infeksi menular seksual lainnya.
“Dan inilah makanya kenapa kondom ini, fungsi kondom ini pun jarang dihighlight ataupun digaungkan. Karena mungkin yang selama ini masih lebih ditakutkan HIV, yang jauh lebih sering menjadi bahan pembicaraan publik dibandingkan dengan infeksi menular lain. Jadi kondom itu selain untuk mencegah kehamilan, juga untuk melindungi dari infeksi menular seksual, termasuk HIV, dan juga infeksi penular lain,” kata dia.
