Layanan Kesehatan Berbasis Data Makin Populer, Ini 3 Dampak yang Perlu Pasien Tahu

Ilustrasi Layanan Kesehatan Berbasis Data
Sumber :
  • Freepik

Efisiensi berkontribusi pada pengelolaan biaya kesehatan yang lebih terkontrol. Sehingga layanan tetap berkelanjutan dalam jangka panjang.

img_title MSIG Life Gandeg Bank Sinarmas Tawarkan Proteksi Keuangan Tetap Stabil saat Hadapi Penyakit Kritis

3. Transparansi dan Kepercayaan Meningkat

Transparansi jadi salah satu tantangan dalam layanan kesehatan, terutama dalam hal biaya dan kesesuaian tindakan medis. Dengan sistem berbasis data, setiap proses dapat ditelusuri dan dievaluasi secara lebih terbuka.

img_title Novo Nordisk Ungkap Perlunya Pendekatan Kesehatan Mental dan Fisik Bagi Pasien Skizofrenia dengan Diabetes

Kehadiran tim medis independen seperti pada layanan MAB yang menggadenh 13 perusahaan asuransi mitra mencerminkan komitmen bersama dalam membangun ekosistem layanan kesehatan yang lebih terintegrasi, transparan, dan berkelanjutan. Di samping meningkatkan akuntabilitas, transparansi menjadi bibit membangun kepercayaan pasien terhadap layanan kesehatan di mata masyarakat.

AdMedika optimis bahwa implementasi MAB berbasis data analytics ini tidak hanya mendukung pemenuhan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) Nomor 36 Tahun 2025 dalam upaya pemerintan penguatan tata kelola layanan kesehatan di industri asuransi. Regulasi ini berisi mandat untuk para perusahaan asuransi guna memastikan tiga aspek utama untuk dapat terpenuhi, di antaranya kapabilitas medis yang memadai, kapabilitas digital yang mendukung pengawasan berbasis data. 

img_title Perkuat Tata Kelola Bisnis, Aset ASABRI Naik 12,23 Persen

Kebijakan ini juga meminta adanya Dewan Penasehat Medis yang independen dan kompeten. Bagi pasien, perubahan ini menjadi langkah positif menuju pengalaman layanan kesehatan yang lebih baik dan lebih pasti.

Ilustrasi dokter

Kemenkes Buka Suara soal Viral Komentar Nirempati Nakes ke Pasien

Menyusul dengan viralnya komentar nirempati yang disampaikan oleh nakes terhadap pasien bernama Yurizal, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) angkat bicara.

img_title
VoxPop.co.id
5 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut