Layanan Kesehatan Berbasis Data Makin Populer, Ini 3 Dampak yang Perlu Pasien Tahu
- Freepik
Efisiensi berkontribusi pada pengelolaan biaya kesehatan yang lebih terkontrol. Sehingga layanan tetap berkelanjutan dalam jangka panjang.
3. Transparansi dan Kepercayaan Meningkat
Transparansi jadi salah satu tantangan dalam layanan kesehatan, terutama dalam hal biaya dan kesesuaian tindakan medis. Dengan sistem berbasis data, setiap proses dapat ditelusuri dan dievaluasi secara lebih terbuka.
Kehadiran tim medis independen seperti pada layanan MAB yang menggadenh 13 perusahaan asuransi mitra mencerminkan komitmen bersama dalam membangun ekosistem layanan kesehatan yang lebih terintegrasi, transparan, dan berkelanjutan. Di samping meningkatkan akuntabilitas, transparansi menjadi bibit membangun kepercayaan pasien terhadap layanan kesehatan di mata masyarakat.
AdMedika optimis bahwa implementasi MAB berbasis data analytics ini tidak hanya mendukung pemenuhan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) Nomor 36 Tahun 2025 dalam upaya pemerintan penguatan tata kelola layanan kesehatan di industri asuransi. Regulasi ini berisi mandat untuk para perusahaan asuransi guna memastikan tiga aspek utama untuk dapat terpenuhi, di antaranya kapabilitas medis yang memadai, kapabilitas digital yang mendukung pengawasan berbasis data.
Kebijakan ini juga meminta adanya Dewan Penasehat Medis yang independen dan kompeten. Bagi pasien, perubahan ini menjadi langkah positif menuju pengalaman layanan kesehatan yang lebih baik dan lebih pasti.
