Tips Mandikan Anak Tanpa Drama, Ibu-ibu Modern Harus Tahu!
- Freepik
7. Pahami Pentingnya Sensory Play
Menurut berbagai studi perkembangan anak, media seperti foam dan bubble termasuk yang paling efektif dalam sensory play. Selain tidak terasa mengintimidasi bagi anak, keduanya mampu memberikan stimulasi visual, sentuhan, dan gerakan secara bersamaan. Bahkan dalam konteks terapi, aktivitas ini digunakan untuk membantu koordinasi, fokus, dan perencanaan motorik anak.
Artinya, aktivitas sederhana seperti bermain sabun saat mandi sebenarnya memiliki dampak besar terhadap perkembangan otak dan koneksi saraf anak. Proses belajar tidak hanya terjadi di ruang kelas, tetapi juga dalam rutinitas harian yang dilakukan secara menyenangkan.
“Banyak orang tua, termasuk saya sendiri, pernah mengalami momen di mana mandi terasa seperti ‘perjuangan’ setiap hari. Dari situ muncul keinginan sederhana bagaimana kalau mandi bisa jadi sesuatu yang justru ditunggu anak?” kata Louisa Jane Surjana selaku Founder Bubbly Buds Indonesia.
“Bubbly Buds lahir dari pemikiran itu. Kami ingin mengubah rutinitas menjadi pengalaman yang menyenangkan, bukan sesuatu yang dipaksakan," tambahnya.
Di tengah tren konten parenting di media sosial, perubahan cara pandang ini juga melahirkan fenomena baru. Moldable foam soap dari Bubbly Buds bisa dibentuk, dimainkan, sekaligus membersihkan tubuh. Ini menjadi salah satu inovasi baru di Indonesia yang menggabungkan fungsi kebersihan dengan aktivitas bermain dalam satu pengalaman. Alih-alih menampilkan momen anak sulit mandi, kini banyak orang tua justru membagikan pengalaman sebaliknya—anak yang enggan berhenti mandi karena terlalu asyik bermain.
Perubahan ini menunjukkan bahwa kebiasaan baik tidak selalu harus dipaksakan. Dengan pendekatan yang tepat, rutinitas sehari-hari seperti mandi dapat menjadi pengalaman positif yang tumbuh secara natural dalam kehidupan anak.
