Fun Walk Lagi Tren, Benarkah Punya Manfaat untuk Tubuh dan Mental?

Ilustrasi jalan kaki.
Sumber :
  • Freepik

Jakarta, VoxPop – Kegiatan jalan santai atau fun walk semakin sering dipilih sebagai cara berkumpul sekaligus menjaga kebugaran. Selain terasa ringan dan menyenangkan, aktivitas ini ternyata menyimpan banyak manfaat, baik untuk kesehatan fisik maupun mental.

img_title Membongkar 3 Smartwatch Terbaik 2026, Ketika Performa, Kesehatan, dan Produktivitas Menjadi Satu Kesatuan

Hal itu juga terlihat dalam acara Fun Walk dan Halal Bihalal yang digelar Ikatan Alumni SMAN 50 Jakarta pada 26 April 2026 di kawasan IRTI Monas, Jakarta. Lebih dari 400 peserta dari berbagai generasi alumni ikut berjalan bersama menyusuri area Car Free Day, mulai dari Thamrin, Sarinah, Bundaran HI, lalu kembali ke titik awal. Scroll untuk info lebih lanjut, yuk!

Meski terlihat sederhana, jalan kaki dengan ritme santai seperti fun walk memiliki dampak positif bagi tubuh. Aktivitas ini membantu melatih jantung, meningkatkan sirkulasi darah, membakar kalori, serta menjaga kelenturan otot dan sendi. Karena intensitasnya ringan hingga sedang, fun walk juga cocok dilakukan hampir semua usia.

img_title Bukan Sekadar Penunjuk Waktu, Fitur Smartwatch Ini Mampu Membantu Produktivitas Harian

Tak hanya fisik, manfaat psikologis dari kegiatan seperti ini juga cukup besar. Sebuah penelitian yang dipimpin Jeffrey Green, Ph.D., dari Virginia Commonwealth University menunjukkan bahwa momen berkumpul dan mengenang masa lalu dapat meningkatkan rasa syukur serta kesejahteraan emosional.

img_title Tenis vs Padel, Mana yang Lebih Baik untuk Kesehatan? Ini Manfaatnya

Menurut riset tersebut, nostalgia positif—misalnya mengingat lama, pengalaman sekolah, atau momen kebersamaan—mampu memperkuat rasa terhubung dengan orang lain. Dari situlah muncul efek positif terhadap suasana hati.

"Ketika orang “dipancing” untuk bernostalgia, mereka lebih banyak memikirkan hubungan sosial dalam hidupnya—teman, keluarga, komunitas—dan hal ini memicu rasa syukur terhadap hidup dan pengalaman yang mereka miliki," ujar Jeffrey Green, dikutip Senin 27 April 2026. 

Kombinasi antara gerak tubuh dan interaksi sosial inilah yang membuat fun walk berbeda dari sekadar olahraga biasa. Saat berjalan bersama teman atau komunitas, tubuh aktif bergerak sementara pikiran terasa lebih rileks.

Ketua IKAL SMAN 50 Jakarta, Panca Hartanto, mengatakan kegiatan ini diharapkan menjadi agenda rutin yang menyehatkan sekaligus mempererat hubungan antaralumni.

"Ke depan kita akan buat program ini sebagai program rutin dan sehat untuk para alumni. Sekarang sudah 50 persen plus 1 jumlah angkatan yang hadir. Ini artinya, para alumni menyambut positif acara ini," ujarnya yang juga alumni SMAN 50 angkatan 1986.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut