Libido Melemah hingga Perut Buncit, Kenali 12 Tanda Testosteron Mulai Turun
- Freepik: Anastasia Kazakova
6. Mood Mudah Berubah
Testosteron tidak hanya memengaruhi kondisi fisik, tetapi juga kesehatan mental. Kadar hormon yang rendah dapat membuat seseorang lebih mudah murung, sensitif, kehilangan motivasi, hingga mengalami gejala depresi ringan.
7. Sulit Fokus dan Konsentrasi
Beberapa pria dengan testosteron rendah mengaku mengalami brain fog atau kondisi ketika otak terasa kurang fokus. Anda mungkin lebih mudah lupa, sulit berkonsentrasi, atau merasa kemampuan berpikir tidak setajam biasanya.
8. Berat Badan Naik Tanpa Sebab Jelas
Kenaikan berat badan yang terjadi tanpa perubahan pola makan dan aktivitas fisik juga dapat menjadi tanda testosteron menurun. Hal ini berkaitan dengan peningkatan lemak tubuh dan berkurangnya massa otot.
9. Rambut Tubuh Menipis
Testosteron memiliki peran dalam pertumbuhan rambut tubuh pria. Ketika kadarnya menurun, rambut di area dada, ketiak, lengan, atau kaki bisa menjadi lebih tipis dibandingkan sebelumnya.
10. Kualitas Tidur Memburuk
Kadar testosteron yang rendah sering dikaitkan dengan gangguan tidur. Anda mungkin lebih sulit tidur nyenyak, sering terbangun di malam hari, atau tetap merasa lelah meskipun waktu tidur sudah cukup.
11. Kepadatan Tulang Menurun
Banyak orang mengira osteoporosis hanya dialami wanita. Padahal, pria dengan testosteron rendah juga berisiko mengalami penurunan kepadatan tulang yang dapat meningkatkan kemungkinan patah tulang di kemudian hari.
12. Payudara Membesar
Dalam beberapa kasus, ketidakseimbangan hormon akibat rendahnya testosteron dapat menyebabkan pembesaran jaringan payudara pada pria atau yang dikenal sebagai ginekomastia. Kondisi ini biasanya terjadi secara bertahap.
Penyebab Testosteron Menurun
Selain faktor usia, terdapat sejumlah penyebab lain yang dapat memicu penurunan testosteron, antara lain:
Kurang tidur dalam jangka panjang
Obesitas atau kelebihan berat badan
Stres berkepanjangan
Kurang aktivitas fisik
Konsumsi alkohol berlebihan
Penyakit kronis tertentu seperti diabetes dan gangguan hormon
Menjaga pola hidup sehat menjadi salah satu langkah penting untuk membantu mempertahankan kadar testosteron tetap optimal.
Kapan Harus Memeriksakan Diri?
Jika Anda mengalami beberapa gejala di atas secara bersamaan, terutama penurunan libido, mudah lelah, massa otot berkurang, dan gangguan konsentrasi, sebaiknya segera berkonsultasi dengan dokter. Pemeriksaan kadar testosteron melalui tes darah diperlukan untuk memastikan apakah keluhan yang dialami memang berkaitan dengan hormon tersebut.
