6 Penyakit Mata yang Paling Sering Dialami Lansia, Nomor 2 Dijuluki Pencuri Penglihatan

Ilustrasi penyakit mata
Sumber :
  • Freepik

VoxPop – Penyakit mata menjadi salah satu masalah kesehatan yang paling sering dialami seiring bertambahnya usia. Penurunan fungsi penglihatan akibat proses penuaan memang tidak selalu dapat dihindari, tetapi banyak gangguan mata pada lansia yang sebenarnya bisa dideteksi lebih dini melalui pemeriksaan rutin. Sayangnya, sejumlah penyakit mata berkembang secara perlahan tanpa menimbulkan gejala yang jelas pada tahap awal.

img_title Mitos atau Fakta? Diabetes Juga Bisa Berdampak Pada Penglihatan

Berikut enam penyakit mata yang paling sering dialami lansia. Salah satunya bahkan dikenal sebagai "pencuri penglihatan" karena dapat menyebabkan kebutaan permanen jika terlambat ditangani.

1. Katarak

img_title Penglihatan Buram Belum Tentu Katarak, Bisa Jadi karena Pengaruh Diabetes

Katarak merupakan penyebab utama kebutaan yang masih dapat diobati. Kondisi ini terjadi ketika lensa mata menjadi keruh akibat proses penuaan sehingga cahaya tidak dapat masuk ke retina secara optimal.

Gejala yang sering muncul antara lain penglihatan tampak berkabut, mata menjadi lebih sensitif terhadap cahaya, warna terlihat lebih kusam, hingga sering berganti ukuran kacamata tetapi penglihatan tetap tidak membaik.

img_title Lansia Perlu Waspada, Ketahui Penyakit Mata yang Diam-Diam Sebabkan Kebutaan

Apabila sudah mengganggu aktivitas sehari-hari, operasi katarak menjadi penanganan yang direkomendasikan untuk mengembalikan kualitas penglihatan.

2. Glaukoma, Dijuluki "Pencuri Penglihatan"

Glaukoma dikenal sebagai "pencuri penglihatan" karena sering berkembang tanpa gejala pada tahap awal. Penyakit ini terjadi akibat kerusakan saraf mata yang umumnya berkaitan dengan meningkatnya tekanan bola mata.

Banyak penderita baru menyadari kondisinya setelah penglihatan mulai menyempit atau bahkan mengalami kehilangan penglihatan yang tidak dapat dipulihkan.

Jika terlambat ditangani, glaukoma dapat menyebabkan kebutaan permanen. Penanganannya dapat berupa pemberian obat tetes mata, terapi laser, maupun tindakan operasi sesuai kondisi pasien.

3. Degenerasi Makula Terkait Usia (AMD)

Degenerasi makula menyerang bagian makula, yaitu area retina yang berperan penting dalam melihat detail objek.
Gangguan ini biasanya ditandai dengan kesulitan membaca tulisan kecil, wajah seseorang tampak buram, hingga garis lurus terlihat bergelombang atau bengkok. Meski demikian, penglihatan tepi umumnya masih tetap baik.

Risiko degenerasi makula meningkat pada orang lanjut usia, perokok, maupun mereka yang memiliki riwayat penyakit serupa dalam keluarga.

4. Retinopati Diabetik

Lansia yang memiliki diabetes juga berisiko mengalami retinopati diabetik. Penyakit ini muncul akibat kadar gula darah tinggi yang merusak pembuluh darah retina.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut