Sambut Hari Anak Nasional 2026, Ada Buku Pendamping Psikososial Hadir untuk Menguatkan Anak Pejuang Kanker
- VoxPop/Muhammad Thoifur
Jakarta, VoxPop – Momentum Hari Anak Nasional 2026 dimanfaatkan untuk menghadirkan sebuah inisiatif yang berfokus pada kesehatan mental dan kesejahteraan emosional anak-anak pejuang kanker. Gerakan sosial Mulai Dari Kita meluncurkan buku cerita berjudul "Anak Jagoan dan Pasukan Kemo Rangers", sebuah media pendamping psikososial yang dirancang khusus untuk menemani anak-anak selama menjalani proses pengobatan kanker.
Diinisiasi oleh Aninditha Anestya Bakrie (Ditha Bakrie) dan ditulis oleh Ilham Fahmi, buku ini lahir dari keyakinan bahwa proses penyembuhan anak tidak hanya bergantung pada pengobatan medis.
![]()
Peluncuran buku ini menjadi pengingat bahwa perjuangan melawan kanker tidak hanya berkaitan dengan tindakan medis, tetapi juga membutuhkan dukungan emosional yang mampu membantu anak menghadapi rasa takut, kecemasan, hingga perubahan besar dalam kehidupan sehari-hari.
Hadir Sebagai Teman di Tengah Proses Pengobatan
Berbeda dari buku cerita pada umumnya, Anak Jagoan dan Pasukan Kemo Rangers disusun sebagai media pendamping psikososial yang menggunakan pendekatan cerita, ilustrasi, dan tokoh yang mudah dipahami anak-anak.
Melalui kisah tersebut, anak diajak melihat proses kemoterapi dan perawatan rumah sakit sebagai bagian dari perjalanan seorang "pahlawan kecil" yang terus berjuang dengan keberanian. Pendekatan ini diharapkan dapat membantu mengurangi ketakutan sekaligus membangun semangat selama menjalani pengobatan.
"Semoga setiap halaman pada buku ini dapat menghadirkan senyum, menumbuhka keberanian, dan menjadi penyemangat bagi anak-anak serta keluarga yang mendampingi mereka Terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung terwujudnya buku ini," kata Aninditha Anestya Bakrie, dikutip VoxPop langsung Jakarta, Kamis, 23 Juli 2026.
Dukungan Emosional Sama Pentingnya dengan Pengobatan
Berbagai penelitian dan lembaga kesehatan menekankan bahwa anak penyandang kanker membutuhkan pendampingan psikososial selain terapi medis.
Dukungan tersebut tidak hanya membantu anak mengelola emosi, tetapi juga meningkatkan kualitas hidup, memperkuat hubungan dengan keluarga, serta mendukung proses pengobatan secara keseluruhan.
Kementerian Kesehatan RI bahkan menempatkan dukungan psikososial sebagai salah satu komponen penting dalam penanganan kanker anak melalui Rencana Aksi Nasional Kanker Anak 2025–2029.
Diluncurkan Bertepatan dengan Hari Anak Nasional
