Penderita Diabetes Tak Harus Berhenti Makan Karbohidrat, Ini 7 Pilihan yang Lebih Ramah Gula Darah
- iStock
VoxPop – Karbohidrat sering dianggap sebagai makanan yang harus dihindari oleh penderita diabetes karena dapat memengaruhi kadar gula darah. Tak sedikit yang akhirnya memilih mengurangi atau bahkan menghapus karbohidrat dari menu harian karena khawatir gula darah meningkat.
Padahal, karbohidrat tetap menjadi salah satu sumber energi utama yang dibutuhkan tubuh. Hal yang perlu diperhatikan bukan hanya jumlah karbohidrat yang dikonsumsi, tetapi juga jenis, kualitas, serta cara mengolahnya.
Bagi penderita diabetes, memilih sumber karbohidrat yang kaya serat dan minim proses dapat membantu menjaga kadar gula darah lebih stabil. Karbohidrat kompleks umumnya dicerna lebih lambat dibandingkan karbohidrat olahan, sehingga tidak menyebabkan lonjakan gula darah secara cepat.
Selain itu, mengatur porsi makan dan mengombinasikan karbohidrat dengan sumber protein serta lemak sehat juga menjadi bagian penting dalam pola makan sehat bagi penderita diabetes.
Berikut beberapa pilihan karbohidrat yang lebih ramah gula darah dan dapat menjadi bagian dari menu harian penderita diabetes, sebagaimana dilansir dari CDC, Rabu, 29 Juli 2026.
1. Oatmeal Tanpa Tambahan Gula
Oatmeal, terutama jenis rolled oats atau steel-cut oats, menjadi salah satu pilihan karbohidrat yang baik karena mengandung serat larut bernama beta-glucan.
Serat tersebut dapat membantu memperlambat proses pencernaan dan penyerapan karbohidrat, sehingga kenaikan gula darah dapat berlangsung lebih terkendali.
Namun, penderita diabetes sebaiknya menghindari oatmeal instan dengan tambahan rasa seperti cokelat, madu, atau gula karena kandungan gula tambahannya dapat memengaruhi kadar glukosa darah.
Agar lebih sehat, oatmeal dapat dikombinasikan dengan kacang-kacangan, biji chia, atau buah rendah gula.
2. Beras Merah
Beras merah sering menjadi alternatif pengganti nasi putih karena termasuk dalam kelompok biji-bijian utuh. Berbeda dengan beras putih yang telah mengalami banyak proses pengolahan, beras merah masih memiliki lapisan dedak yang mengandung serat dan nutrisi.
Kandungan serat dalam beras merah membuat proses pemecahan karbohidrat menjadi glukosa berlangsung lebih lambat.
Meski begitu, bukan berarti penderita diabetes bebas mengonsumsi beras merah tanpa memperhatikan porsi. Jumlah konsumsi tetap perlu disesuaikan dengan kebutuhan tubuh.
