Bahaya Lantai Licin di Rumah, Risiko Cedera Serius hingga Patah Tulang yang Sering Diabaikan
- istockphoto.com
Hal tersebut turut diamati oleh pelaku industri bahan bangunan. Selain mengejar desain dan estetika, produsen kini mulai mengembangkan material yang mampu memberikan rasa aman tanpa mengurangi kenyamanan penggunaan.
"Belakangan kami melihat masyarakat tidak lagi hanya mempertimbangkan desain saat memilih material bangunan, tetapi juga aspek keamanan, terutama untuk area yang sering terkena air. Karena itu, inovasi yang kami kembangkan berupaya menjawab kedua kebutuhan tersebut, yakni menghadirkan permukaan yang lebih aman tanpa menghilangkan nilai estetikanya," ujar Marketing Director PT. Platinum Ceramics Industry, Jali Wijaya, dalam keterangannya.
Salah satu inovasi tersebut dihadirkan PT Platinum Ceramics Industry melalui Platinum Super Stop, keramik dengan teknologi anti-slip berstandar R12 yang dirancang untuk membantu mengurangi risiko terpeleset pada area basah.
Berbeda dengan keramik anti-slip konvensional yang umumnya memiliki permukaan kasar, teknologi yang digunakan dirancang agar tetap terasa halus dan nyaman saat diinjak serta mudah dibersihkan, namun tetap memiliki daya cengkeram tinggi ketika terkena air.
Produk ini sendiri dikenal sebagai salah satu klasifikasi keramik anti-slip dengan tingkat cengkeram tinggi yang direkomendasikan untuk area yang rentan basah. Karakteristik tersebut dinilai mampu membantu menciptakan pijakan yang lebih stabil sehingga memberikan rasa aman saat beraktivitas.
Selain mengedepankan aspek keamanan, produk ini juga tersedia dalam ukuran 50x50 cm dan 60x60 cm dengan pilihan warna Black, Grey, Brown, Cream, dan White. Produk ini juga hadir dalam berbagai motif, seperti Lugo, Larsen, Stefano, serta beragam pilihan desain lain yang dapat disesuaikan dengan berbagai konsep hunian.
![]()
