Bukan Pelit, Tapi Cerdas! 8 Pengeluaran yang Dihindari Orang yang Ingin Pensiun Nyaman Sejak Usia Muda

Ilustrasi kerja di kantor
Sumber :
  • Pixabay

VoxPop – Banyak orang baru mulai memikirkan dana pensiun ketika usia sudah mendekati masa pensiun. Padahal, kondisi ekonomi yang terus berubah membuat persiapan keuangan sejak dini menjadi semakin penting. Menabung dan berinvestasi sedikit demi sedikit sejak masih produktif dinilai jauh lebih efektif dibanding menunggu hingga terlambat.

img_title Sudah Pensiun? Ini 20 Ide Bisnis yang Bisa Jadi Sumber Cuan di Hari Tua, Cukup Pakai Modal Pesangon

Salah satu langkah sederhana yang bisa dilakukan adalah mengurangi pengeluaran yang sebenarnya tidak terlalu dibutuhkan. Nilainya mungkin terlihat kecil jika dilakukan sekali, tetapi bila menjadi kebiasaan, pengeluaran tersebut dapat menguras anggaran dalam jangka panjang.

Berikut delapan jenis pengeluaran yang biasanya mulai dihindari oleh orang-orang yang serius ingin menikmati masa pensiun dengan kondisi finansial yang lebih stabil, melansir dari YourTango

img_title OJK Respons Putusan MK soal Pembayaran Manfaat Pensiun, Begini Aturan Terbarunya

1. Dekorasi rumah yang hanya dipakai sesaat

Mempercantik rumah memang menyenangkan. Namun, membeli dekorasi mengikuti musim atau tren terbaru sering kali membuat banyak barang akhirnya hanya tersimpan di gudang.

img_title Jerman Tersingkir dari Piala Dunia 2026, Manuel Neuer Umumkan Pensiun

Misalnya, dekorasi bertema Halloween, Natal, atau aksesori musiman lainnya yang hanya digunakan beberapa minggu dalam setahun. Jika ingin mengubah tampilan rumah, membeli barang bekas berkualitas atau memperbarui dekorasi lama bisa menjadi pilihan yang jauh lebih hemat.

2. Pakaian yang hanya mengikuti tren sesaat

Media sosial membuat tren fesyen berubah sangat cepat. Banyak orang tergoda membeli pakaian yang sedang viral, meski pada akhirnya hanya dipakai sekali atau dua kali.

Daripada terus mengikuti tren, orang yang fokus mempersiapkan pensiun lebih memilih membeli pakaian berkualitas dengan model klasik yang tetap nyaman digunakan dalam waktu lama.

3. Belanja impulsif saat ke supermarket

Pernah datang ke supermarket hanya untuk membeli beberapa kebutuhan, tetapi pulang membawa satu troli penuh barang?

Fenomena ini sering terjadi karena penataan toko memang dirancang agar pengunjung tergoda membeli produk di luar daftar belanja.

Agar pengeluaran tetap terkendali, biasakan membuat daftar kebutuhan sebelum berbelanja dan disiplin untuk tidak membeli barang di luar daftar tersebut.

4. Terlalu sering membeli makan siang di luar

Membeli makan siang setiap hari memang praktis, tetapi jika dihitung selama satu bulan, jumlahnya bisa mencapai jutaan rupiah.

Membawa bekal dari rumah menjadi salah satu cara sederhana untuk menghemat pengeluaran tanpa harus mengurangi kualitas makanan. Selisih uang yang dihemat dapat dialihkan ke tabungan atau investasi jangka panjang.

5. Berlangganan layanan yang jarang digunakan

Layanan streaming film, musik, aplikasi olahraga, hingga langganan majalah digital sering kali tetap aktif meski sudah jarang dipakai.

Cobalah mengecek kembali seluruh tagihan bulanan. Jika ada layanan yang tidak lagi memberikan manfaat, segera hentikan langganannya agar anggaran tidak terus terkuras tanpa disadari.

6. Selalu mengganti ponsel setiap ada model baru

Setiap tahun produsen smartphone menghadirkan perangkat terbaru dengan berbagai fitur menarik. Namun, bukan berarti ponsel lama harus langsung diganti.

Selama perangkat masih berfungsi dengan baik dan mampu memenuhi kebutuhan sehari-hari, menunda pembelian ponsel baru dapat membantu menghemat jutaan rupiah. Banyak pakar keuangan menyarankan mengganti smartphone setiap tiga hingga empat tahun agar nilai penggunaannya lebih maksimal.

7. Membiarkan tagihan kartu kredit berbunga

Menggunakan kartu kredit bukan masalah selama tagihan dibayar lunas setiap bulan. Sebaliknya, membayar hanya cicilan minimum akan membuat bunga terus bertambah dan memperbesar beban keuangan. Karena itu, orang yang memiliki tujuan pensiun lebih cepat biasanya berusaha menghindari utang berbunga tinggi dan melunasi tagihan tepat waktu.

8. Belanja karena bosan atau stres

Banyak orang menjadikan belanja sebagai pelarian saat merasa bosan atau sedang mengalami tekanan.

Meski memberikan rasa senang sesaat, kebiasaan ini justru dapat memicu penyesalan ketika tagihan mulai datang. Sebagai gantinya, isi waktu luang dengan hobi yang sudah dimiliki, seperti membaca, berkebun, berolahraga, atau memasak. Selain lebih hemat, aktivitas tersebut juga memberikan kepuasan yang lebih bertahan lama.

Mulai dari Kebiasaan Kecil

Mempersiapkan dana pensiun tidak selalu berarti harus mengurangi semua kesenangan dalam hidup. Justru, kuncinya adalah lebih bijak membedakan antara kebutuhan dan keinginan.

Mengurangi pengeluaran yang tidak memberikan manfaat jangka panjang dapat membantu memperbesar tabungan dan investasi secara bertahap. Dalam jangka panjang, kebiasaan sederhana ini bisa menjadi fondasi keuangan yang lebih kuat sehingga masa pensiun dapat dinikmati dengan lebih tenang dan nyaman.

Shio Monyet

3 Shio yang Makin Kaya Seiring Bertambahnya Usia, Masa Pensiunnya Dijamin Nyaman

Dalam astrologi Tionghoa, beberapa shio dipercaya memiliki bakat alami dalam mengelola keuangan. Alhasil di masa tuanya pun bisa hidup tanpa beban yang berarti

img_title
VoxPop.co.id
6 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut