Kylie Jenner, Manusia Masa Depan dan ABG Nari Depan Jenazah
- Instagram Kylie Jenner
VoxPop – Seseorang yang mengaku sebagai penjelajah waktu dan mengklaim bekerja untuk Badan Intelijen Amerika Serikat, CIA, bernama Alexander Smith menuturkan pengalamannya hidup pada 2118.
Menurutnya, CIA menggajinya dengan jumlah yang banyak untuk mencoba teknologi terbaru.
"CIA melarang untuk melakukan apapun yang dapat membuat saya lebih kaya lagi. Anda bisa lihat CIA membayar saya sangat baik untuk misi yang saya kerjakan," klaim dia.
Selain berita manusia masa depan, ada berita lainnya yang paling banyak dicari oleh pembaca VoxPop DIGITAL, diantaranya:
1. Cuitan Kylie Jenner Bikin Snapchat Remuk
Sudah jatuh tertimpa tangga. Itu yang dialami aplikasi perpesanan foto, Snapchat. Setelah saham mereka jatuh akibat cuitan iseng Kylie Jenner di akun Twitter, kini mereka mulai 'bersih-bersih' internal.
Dilansir situs Techcrunch, Senin, 12 Maret 2018, perusahaan yang didirikan oleh Evan Spiegel ini dikabarkan memecat hampir 100 orang di bidang teknis.
![]()
Sebelumnya, pada Januari lalu Snapchat sudah merumahkan 20 karyawannya alias kena pemutusan hubungan kerja (PHK). Anjloknya saham Snapchat pada Kamis, 8 Maret lalu akibat kicauan Jenner. Penasaran? Silakan klik.
2. Terkuak Mengapa Tato Awet di Kulit
Tato menjadi salah satu seni gambar di tubuh. Namun, tidak ada yang tahu mengapa tato bisa bertahan lama di atas kulit, meskipun hanya temporari.
Awalnya, tinta tato akan berada di lapisan luar kulit yang disebut epidermis. Kemudian, tinta ini masuk ke lapisan kulit berikutnya bernama dermis.
Sebuah penelitian tentang kekebalan tubuh dari Centre d'Immunologie de Marseille-Luminy, Prancis, menemukan bahwa sel sistem imun yang disebut makrofag. Apakah itu? Buka di sini.
3. Manusia Masa Depan dari Tahun 2118 Klaim Digaji CIA
Seseorang yang mengaku sebagai penjelajah waktu dan mengklaim bekerja untuk Badan Intelijen Amerika Serikat, CIA, bernama Alexander Smith menuturkan pengalamannya hidup pada 2118.
Menurutnya, CIA menggajinya dengan jumlah yang banyak untuk mencoba teknologi terbaru.
"CIA melarang untuk melakukan apapun yang dapat membuat saya lebih kaya lagi. Anda bisa lihat CIA membayar saya sangat baik untuk misi yang saya kerjakan," klaim dia, dilansir Express, Minggu, 11 Februari 2018.
