Intip Proses Perbaikan Kabel Laut untuk Pertahankan Komunikasi

KN Belut Laut 4806 menangkap kapal bermuatan kabel optic.
Sumber :
  • Bakamla

VoxPop – Saat pengguna internet, baik mobile maupun melalui sambungan kabel LAN tiba-tiba kehilangan akses secara merata, salah satu hal yang harus diwaspadai adalah terputusnya kabel telekomunikasi yang terletak di bawah laut. Bisakah kita membayangkan bagaimana perbaikan dilakukan sampai pengguna bisa kembali berinternetan?

img_title 27 Operator Kabel Laut Terancam Kena Denda Rp5 Juta per Hari Gegara Telat Serahkan Laporan Tahunan

Dikatakan pihak perusahaan penyedia jasa perbaikan kabel bawah laut di wilayah nasional, PT Triasmitra Multiniaga Internasional (PT TMI), ada kesepakatan yang telah disetujui pihak terkait menyoal perbaikan kabel laut yang bermasalah. Durasi yang ditargetkan dalam proses perbaikan pun dalam hitungan hari.

"Terakhir kami melakukan perbaikan kabel di perauran pulau Bawean, untuk XL Axiata. Dalam 10 hari kami bisa perbaiki. Lebih cepat ketimbang komitmen waktu perbaikan yang disepakati, selama 22 hari sejak permintaan diterima," ujar CEO Ketrosden Triasmitra, Titus Dondi Patria A, dalam keterangannya, Rabu, 31 Oktober 2018.

img_title Batam dan Singapura Makin 'Tak Berjarak'

Peresmian proyek kabel laut Jayabaya

Dijelaskannya, SLA untuk restorasi kabel laut adalah maksimum 30 hari untuk wilayah perairan Indonesia, dan maksimum 48 hari untuk  wilayah di luar perairan Indonesia. Selain layanan restorasi kabel laut, saat ini Triasmitra telah memperluas layanan Managed Service untuk melakukan pencegahan putusnya kabel laut.

img_title Jaksa Ungkap Chat Terdakwa Korupsi BTS Singgung Setoran Rp 40 Miliar ke Oknum BPK

Layanan Managed Service kabel laut Triasmitra terbagi dua bagian, Preventive Maintenance dan corrective maintenance. Preventive meliputi Sistem Patroli Kabel Laut dan Sistem Monitoring Kabel Laut, sedangkan Corrective meliputi  restorasi  Kabel  Laut  dan  penyediaan  kapal  (standby  vessel)  untuk restorasi.

"Untuk  melaksanakan  Preventive  Maintenance,  yang  berupa  patroli  SKKL,  Triasmitra  telah membangun 10 Base Camp yang dilengkapi kapal patroli beserta tim patroli. Patroli laut dilaksanakan secara reguler sepanjang jalur SKKL di area Guard Zone atau di area-area yang berpotensi sering terjadi kabel putus sampai dengan sejauh 140 km dari lokasi. Monitoring yang dilakukakn melibatkan tim patroli kabel laut dan melakukan monitoring pergerakan kapal-kapal yang  bergerak di sekitar lokasi kabel optik laut selama seminggu penuh di lokasi-lokasi  yang  rawan untuk memberikan peringatan langsung," jelas Titus.

Dalam  pelaksanaan  Preventive  Maintenance  ini,  kata Titus, Triasmitra  telah  menandatangani  Nota Kesepahaman  dan  Perjanjian  Kerjasama  dengan  Badan  Keamanan  Laut  Republik  Indonesia  (Bakamla RI). 

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut