Bumi Itu Bulat atau Datar? Cek Jawabannya di YouTube

Ilustrasi bumi datar atau flat earth.
Sumber :
  • Instagram/@brightonstation

VoxPop – Tak bisa dipungkiri, keberadaan internet memungkinkan bagi kebanyakan orang mengakses berbagai macam informasi yang dikumpulkan selama berabad-abad. Asalkan, mereka tahu harus mencarinya di situs apa.

img_title Jadwal Pramusim Klub-klub Eropa yang Bisa Ditonton Gratis di Youtube, MU hingga AC Milan Siap Beraksi

Namun sayangnya, kemudahan ini dimanfaatkan oleh sekelompok atau segelintir orang yang percaya teori konspirasi untuk memaksakan kehendak mereka akan kebenaran yang diyakininya di internet. Salah satunya di YouTube.

Situs berbagi video paling populer di dunia ini dikemas dengan lebih dari sekadar berbagi konten yang dipertanyakan, tidak terkecuali berita palsu atau hoax.

img_title YouTube Mulai Sapu Bersih Akun di Bawah 16 Tahun

Salah satu sudut 'gelap dan aneh' yang ditayangkan di YouTube adalah beredarnya seri video konspirasi Bumi Datar sebagai pusat perhatian.

Asheley Landrum, asisten profesor komunikasi sains dari Texas Tech University, Amerika Serikat, baru-baru ini melakukan beberapa penyelidikan terhadap fenomena YouTube yang aneh ini.

img_title Jusuf Kalla Laporkan Rismon hingga Akun YouTube yang Diduga Sebarkan Hoaks ke Bareskrim

Alhasil, ia menemukan bahwa tidak hanya video-video Bumi Datar yang mendapat banyak perhatian, tetapi juga mengubah pola pikir orang yang menontonnya. Landrum mempresentasikan penelitiannya di American Association for Advancement of Science pada tahun lalu.

Setelah presentasi, ia kemudian pergi ke sebuah konferensi di North Carolina, AS, di mana wilayah itu tempat berkumpulnya kelompok Bumi Datar.

"Di sana saya mewawancarai 30 orang pengagum Bumi Datar. Mayoritas dari mereka ini sebelumnya mengaku tidak percaya dan tertarik dengan gerakan ini. Tapi, setelah menonton video di YouTube lewat Google, mereka lalu berubah pikiran," ungkap Landrum, seperti dikutip dari BGR, Selasa, 19 Februari 2019.

Ia berpendapat bahwa Google bisa berbuat lebih banyak untuk melindungi penggunanya dari konten yang jelas-jelas salah atau hoax, dan mendorong para ilmuwan yang sebenarnya untuk membuat konten menyanggah informasi meragukan yang beredar di situs tersebut.

"Salah satu masalah terbesar dengan format pencarian dan saran YouTube adalah mereka sering mempromosikan konten yang mirip dengan apapun yang mungkin sudah Anda tonton. Lalu, menggiring Anda ke kegilaan konspirasi lewat tayangan video Bumi Datar," jelasnya. (ali)

Ilustrasi YouTube.

Komdigi Tegur YouTube Imbas Bigmo Promosikan Vape Libatkan Anak di Bawah Umur

Konten promosi produk vape oleh kreator konten YouTube, Muhammad Jannah alias Bigmo, yang diduga melibatkan anak di bawah umur saat siaran langsung menuai kecaman.

img_title
VoxPop.co.id
2 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut