DPT Ganda karena Masyarakat Tak Tertib Lapor

Petugas menunjukkan KTP dan KTP elektronik yang akan dimusnahkan dengan cara dibakar di halaman Dinas Dukcapil Kota Gorontalo, Gorontalo
Sumber :
  • ANTARA FOTO/Adiwinata Solihin

VoxPop – Praktisi data science, Elwin Adririanto, berbicara tentang data ganda dalam Daftar Pemilih Tetap atau DPT. Menurutnya, hal tersebut karena kesalahan masyarakat yang tidak disiplin dalam masalah pelaporan. Misalkan, ketika pindah rumah atau membuat Kartu Keluarga sendiri karena sudah berumah tangga.

img_title Masyarakat Banyumas dan Depok Bersiap Masuk Era Administrasi Digital

"Teman-teman di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) sudah melakukan pekerjaan yang luar biasa sangat baik. Namanya manusia, kan, enggak ada yang sempurna. Tapi persentase kerapihan mereka itu sudah di atas 90 persen," kata dia, dalam diskusi TiK-Talk Data Driven Indonesia di Jakarta, Selasa, 2 April 2019.

Ketidaktertiban masyarakat dalam hal pelaporan dapat mempengaruhi kerapihan data Dukcapil yang kemudian juga berimbas ke DPT. Meskipun ada ketidaksempurnaan, namun jika dibandingkan dengan pemilihan umum lima tahun lalu, persentasenya masih di angka 80 persen.

img_title Profesi Ini Gajinya Tembus Rp1,8 Miliar Setahun, Banyak Dicari Perusahaan hingga 2030

Selain tidak tertib dalam upaya pelaporan, ada juga kasus masyarakat yang memiliki Kartu Tanda Penduduk atau KTP lebih dari satu. Mereka dengan sengaja melakukan hal tersebut karena ada kepentingan. Hal-hal kecil seperti inilah yang tidak diketahui masyarakat.

"Data science perannya melihat pola-pola yang tidak normal. Misalnya, kok banyak yang kosong ternyata di sini pindahnya. Koordinasi antara Dukcapil dan Komisi Pemilihan Umum sudah luar biasa. Saya sangat apresiasi kerja mereka," tegas Elwin.

img_title Pemerintah Dorong Inovasi 'Serving The Villager' Diperluas ke Daerah Lain

Ia juga mengaku sangat terbantu dengan hadirnya Dukcapil karena telah menyempurnakan data yang dibutuhkan. Meskipun begitu, Elwin menyarankan KPU untuk tetap memperkuat sistemnya dengan data science.

"Isunya, kan, macam-macam kalau kita bicara ini. Ada keamanan data, ada juga kebenaran data. Data science mengurusi banyak hal jadi harus diperkuat. Mereka bukan orang-orang sembarangan dalam mengamankan data. Apalagi ini untuk kepentingan nasional," ungkap Elwin.

Dirjen Dukcapil Kemendagri, Teguh Setyabudi

Tingkatkan Kapasitas Pengelola Data, Dirjen Dukcapil: Infrastruktur Kuat Tak Cukup Tanpa SDM yang Andal

Dirjen Dukcapil Kemendagri, Teguh Setyabudi tegaskan bahwa penguatan SDM menjadi kunci utama dalam pengelolaan data kependudukan di era digital seperti saat ini.

img_title
VoxPop.co.id
7 Mei 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut