10 Ribu Orang Indonesia Tertipu FaceApp Palsu
- U-Report
Besarnya jumlah korban yang jatuh masih bisa terus bertambah karena jumlah view dalam video YouTube tersebut terus bertambah, yang sebelumnya hanya 96.100 klik kini menjadi 220.267. Begitu korban mengklik untuk instalasi, maka apa saja bisa masuk ke dalam smartphone miliknya, malware perbankan, ransomware, pencuri data dan sebagainya.
Per tanggal 22 Juli 2018, pembuat video membuat video baru dengan menuliskan versi FaceApp Pro yang berbeda, ini dikarenakan link pada video sebelumnya sudah dilaporkan dan akan muncul notifikasi “This file has been reported as a violation and is under review, download with caution”.
Terlepas semenarik apa pun setiap segala sesuatu yang terkait dengan hype di dunia maya, ESET selalu menyarankan untuk menghindari mengunduh aplikasi dari sumber selain toko aplikasi resmi, dan memeriksa informasi yang tersedia tentang aplikasi seperti, developer, peringkat, ulasan, dan lain sebagainya. Terutama di ekosistem Android, karena selalu ada versi palsu untuk setiap aplikasi populer atau permainan.
Menurut IT Security Consultant PT Prosperita – ESET Indonesia, Yudhi Kukuh menanggapi isu santer FaceApp mengatakan, “Dunia maya memiliki dua sisi yang berlawanan, sesuatu yang kita anggap menyenangkan ternyata bisa membahayakan. Berdasarkan pengalaman, hyper pasti menarik scammers, dan semakin besar sensasinya, maka semakin tinggi risiko korban penipuan jatuh," ujarnya dikutip dalam keterangan tertulis.
"Karena itu pastikan setiap kali bergabung dalam suatu hype, pengguna harus ingat untuk tetap pada prinsip-prinsip dasar keamanan seperti selalu mengunduh apps di tempat resmi yang telah disediakan.”
ESET mendeteksi applikasi ini sebagai Android.FakeApp.179 sehingga pengguna Android yang dilindungi ESET sudah diamankan dengan baik. (ann)
