Salah Kaprah soal Ular Berkaki, Nih Simak 5 Penjelasan Ilmuwan LIPI
- Twitter/@PakatDayak
Kelamin ini cuma pas untuk memasuki lubang atau kelamin ular betina tertentu. Nggak bisa sembarangan kunci lho. Kayak rumah kita tuh. Salah kunci kan nggak bisa masuk. Sama, kalau si ular jantan itu 'kuncinya' nggak pas, maka nggak bisa memasuki kelaminnya ular betina.
"Enggak sembarangan kunci untuk dimasuki lubang yang lain, harus yang satu spesies.
Kalau satu spesies pasti lubangnya masuk itu, karena bentuk hemipenisnya sudah pas. Ibaratnya sudah satu paket. Kalau beda (spesies) nggak bisa," jelas Amir.
Kenapa hemipenis ular dua sih?
Amir menjelaskan kawinnya ular enggak sesederhana manusia lho. Pada ular, untuk kawin penuh dengan kompetisi.
Untuk mengawini satu ular betina, ular jantan mesti bersaing dengan jantan yang lain. Jadi rebutan gitu lho. Cepet-cepetan untuk siapa yang masuki lubang kelamin atau kloaka. Selain itu, hemipenis untuk masuk ke kloaka enggak satu per satu giliran gitu lho.
"Ketika dia (ular jantan) masuk enggak satu satu gitu. Ular kalau kawin ke mana-mana (enggak statis) Hemipenis belum tentu masuk, terus itu kompetisi satu betina dikerubutin beberap jantan," kata dia.
Jadi dua hemipenis itu untuk menjaga peluang agar bisa berpotensi memasuki kloaka. Ibaratnya gini guys, nggak kena sisi kiri ya pakai sisi kanan hemipenisnya.
Dah kan jadi jelasnya hebohnya ular berkaki ya. Lagian yang lebih penting sekarang adalah soal penanganan kebakaran hutannya kan guys. Setuju?
