Klaim Realme 5i, Entry Level tapi Tangguh untuk Main Game Online
- VoxPop/Novina Putri Bestari
Selain itu, terdapat Super Nightscape 2.0 untuk meningkatkan ketajaman foto di malam hari. Realme 5i memanfaatkan inovasi dan keunggulan algoritma pemandangan malam hari, menggabungkan teknologi AI dengan mesin multi-bingkai untuk mengurangi noise, stabilisasi genggaman, penekanan highlight, dan dynamic range yang ditingkatkan.
Performa
Realme 5i ditenagai prosesor Qualcomm Snapdragon 665 AIE berkecepatan 2GHz yang memiliki delapan inti dan arsitektur 64-bit. Prosesor ini memiliki manajemen daya yang baik karena diproduksi menggunakan teknologi 11nm.
Untuk pengolahan grafis, terdapat GPU Adreno 610 yang dapat memberikan pengalaman gaming luar biasa. Selain itu, prosesor mendukung Vulkan 1.1 Graphics Library yang canggih dalam mengurangi konsumsi daya hingga 20 persen.
Kemampuan gaming Realme 5i diklaim tidak bisa dianggap remeh. Dalam pengujian menggunakan COD dan PUBG Mobile, Realme 5i dalam menyajikan grafis yang cukup baik.
Performa tersebut juga didukung fitur Game Space yang tersemat di dalamnya. Fitur ini dapat menambahkan game dan aplikasi apapun ke dalam Game Space untuk meningkatkan kinerja ponsel.
![]()
Ditambah lagi, Realme 5i menggunakan layar 6,5 inchi dengan tambahan poni atau notch kecil berbentuk tetesan air untuk dudukan kamera depan. Bezel tipis juga mengelilingi bagian atas dan kiri serta kanan ponsel, sedangkan sedikit tebal untuk di bagian bawahnya.
Dengan begitu, layar menjadi cukup lapang, terutama saat digunakan untuk bermain game ataupun menonton video. Satu lagi, dalam pengujian menggunakan aplikasi benchmark, Realme 5i mencetak skor yang cukup tinggi. Lewat Antutu, Realme 5i mendapatkan skor 173.062, dengan Geekbench, didapatkan skor 312 untuk single-core, dan 1.273 untuk multi-core.
Baterai
Meski entry level, daya Realme 5i disokong oleh baterai jumbo atau berkapasitas besar 5.000mAh. Ini membuat penggunaan Realme 5i dapat bertahan hingga seharian lebih dalam pemakaian normal. Baterai tersebut dikawinkan dengan teknologi AI freeze yang mengontrol aplikasi yang tidak digunakan oleh penggunanya.
Ada lagi fitur Screen Battery Optimization Mode yang mampu membuat daya lebih efisien lewat CABC (Content Adaptive Backlight Control). Tujuannya untuk menyesuaikan rasio kontras layar, kecuali kamera dan album foto untuk meningkatkan masa pakai baterai ponsel.
