Work from Home untuk Meredam COVID-19, Ada Meeting Online

Ilustrasi kerja dari rumah (work from home).
Sumber :
  • PK HYPE

VoxPop – Pelaksanaan aktivitas dari rumah atau work from home untuk meredam penyebaran Virus Corona COVID-19, jelas membawa perubahan berselancar di dunia maya. Teknologi menjadi hal penting saat ini, misalnya untuk tetap melakukan pertemuan walaupun tanpa fisik atau officeless.

img_title Hakim Tolak Dalih COVID-19 Nadiem di Perkara Chromebook, Singgung Arahan 'Mas Menteri'

Menurut Managing Director Cisco System Indonesia, Marina Kacaribu, hal ini bisa menjadi pengalaman baru bagi pengguna internet, termasuk juga memberikan semua potensi dan memanfaatkan teknologi.

Keamanan menjadi hal penting saat bekerja dari rumah. Menurut Marina, meski bekerja dari rumah, ia menyebut kantor tetap harus memberikan aturan yang jelas soal pengamanan. Selain itu, tim IT juga bisa tetap mendukung aturan tersebut secara virtual.

img_title Dua Terdakwa Kasus Dugaan Korupsi Pengadaan Westafel saat Covid-19 Divonis Bebas

"Jadi sebenarnya sih kalau policy perusahaan sudah clear. Apa itu? Policy work from home seperti ini caranya. Akses login, ini yang bisa diakses remotely. Kalau ada pertanyaan silakan ke IT. Begitu," kata Marina di Jakarta, Kamis, 26 Maret 2020.

Ia melanjutkan, apabila aturan yang ditetapkan oleh kantor sudah jelas, maka hal ini akan membuat lebih mudah para karyawan untuk melakukan pengamanan saat work from home.

img_title Pertama dalam Sejarah, Mantan Perdana Menteri Spanyol Jadi Tersangka Korupsi

Sementara itu Marina mengatakan Cisco Webex mencatat kenaikan cukup signifikan secara global sejak work from home diberlakukan.

Pada 18 Maret misalnya, ia mengaku terdapat empat juta meeting online yang dilakukan dalam satu hari. Durasi pertemuan online, dikatakan Marina, juga tercatat mengalami kenaikan. "Durasi meeting online naik 22 persen. Intinya, meeting lewat Cisco Webex menjadi lebih lama jangka waktunya," klaim Marina.

Bendera China.

Pertama Kali Sejak Pandemo Covid-19, China Gagal Capai Target Pertumbuhan Ekonomi

China gagal mencapai target pertumbuhan ekonomi tahunannya, yang menggarisbawahi tantangan struktural yang semakin besar yang dihadapi ekonomi terbesar kedua di dunia.

img_title
VoxPop.co.id
26 Juli 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut