Jika Bumi Itu Datar, Semuanya akan Kacau
- The Yucatan Times
Matahari juga mungkin harus lebih kecil ukurannya dari Bumi agar tidak terbakar atau menabrak planet lain atau Bulan. Namun, NASA menyebut Matahari lebih dari 100 kali diameter Bumi.
Kehilangan medan magnet
Bumi yang bulat punya inti yang padat yang menghasilkan medan magnet. Tapi kalau Bumi datar maka harus diganti dengan yang lain. Mungkin lembaran logam cair. Namun hal itu tidak akan berputar dengan semestinya yang menciptakan medan magnet. Tanpa medan magnet maka partikel bermuatan dari Matahari akan membakar Bumi.
Mereka bisa mengikis atmosfer seperti yang mereka lakukan setelah Planet Mars kehilangan medan magnetnya. Udara dan lautan pun akan lepas ke luar angkasa. "Pergerakan lempeng tektonik dan kegempaan bergantung pada Bumi yang bulat. Karena, hanya pada sebuah bola semua lempeng tersebut menyatu dengan cara yang masuk akal," kata Davis.
Peta Bumi datar enggak jelas
Pada teori Bumi datar, semua ini tidak bisa dijelaskan secara detail dan memadai. Salah satu keanehan yang paling mencolok adalah peta Bumi datar yang diusulkan sama sekali berbeda. Peta itu menempatkan Arktik di tengah sementara Antartika membentuk dinding es di tepinya. "Ini tentu saja perjalanannya akan terlihat sangat berbeda," paparnya.
Ia memberi contoh lainnya yaitu terbang pakai pesawat dari Australia ke wilayah tertentu di Antartika, yang memakan waktu lama. "Anda harus melintasi Kutub Utara dan Amerika untuk sampai ke sana. Selain itu bepergian melintasi Antartika tidak mungkin dilakukan. Jadi, Bumi datar adalah kesalahpahaman. Semua akan kacau," tegas Davis.
