Yahoo Pangkas Fitur Email Gratisan

Yahoo Mail
Sumber :
  • Instagram/@yahoomail

VoxPop – Yahoo menghentikan kemampuan pengguna gratis untuk bisa forward email secara otomatis. Bagi mereka yang masih ingin menggunakan fitur itu, diminta berlangganan Yahoo Mail Pro.

img_title Polisi Telusuri Pacar Wanita Bernama Karmila Terkait Teror Bom 10 SMA di Depok, Alasannya...

Fitur forward tomatis itu akan dihilangkan dari Yahoo Mail gratisan mulai 1 Januari 2021 mendatang, seperti dilansir dari laman Zdnet, Rabu 11 November 2020.

Pihak Yahoo beralasan soal keamanan untuk menghapus fitur itu. Perusahaan menyebutkan cara ini agar pengguna gratisan Yahoo Mail tetap aman.

img_title Teror Bom di 10 Sekolah Depok Ternyata via Email Pribadi, yang Ngirim Perempuan Atas Nama Kamila

"Kami secara terus-menerus mengevaluasi dan layanan yang melanggar standar keamanan, dan telah memutuskan untuk menghapus fitur ini sebagai cara membantu pengguna Yahoo Mail gratis tetap aman," ujar pihak Yahoo.

Sebagai informasi, keamanan Yahoo pernah dibobol peretas dua kali pada September dan Desember 2016. Sejak saat itu, sejumlah pengguna diyakini meninggalkan Yahoo Mail, namun diyakini jika masih ada tiga miliar user layanan pengiriman email itu.  

img_title Email Teror Bom 10 SMA di Depok Terbongkar, Begini Isi Lengkapnya!

Layanan ini memang kerap disalahgunakan. Sejumlah peretas sering menambahkan alamat email sebagai aturan terusan email otomatis, agar mereka tetap mendapatkan seluruh pesan yang diterima para korbannya.

Namun di sisi lain, pengguna terbantu dengan layanan ini karena mereka ingin memusatkan lalu lintas email pada satu akun tunggal saja.

Yahoo mengatakan setelah tahun baru nanti, seluruh kemampuan email terusan akan dinonaktifkan. Pengguna bisa membaca email dengan melalui browser Yahoo Mail.

Sementara itu, pengguna yang masih ingin menggunakan pesan terusan otomatis ini bisa berpindah ke Yahoo Mail Pro. Yahoo membanderol layanan berbayar itu US$34,99 per tahun (Rp493 ribu) atau US$3,49 per bulan (Rp49 ribu).

Baca juga: Twitter Nyatakan Perang

Isi email teror bom di 10 SMA di Depok

Email Teror Bom Sekolah di Depok Ngaku Laporan Pemerkosaan Diabaikan, Polisi Respons Begini

Teror ancaman bom yang dikirim melalui email ke 10 sekolah di Depok berisi narasi yang mengatasnamakan Kamila Luthfia Hamdi sebagai korban pemerkosaan.

img_title
VoxPop.co.id
26 Desember 2025
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut