Ada Virus Baru di Dunia Medis, tapi Gak Menyerang Manusia

Ilustrasi ransomware.
Sumber :
  • Twitter/@kaspersky

VoxPop –Virus baru kembali mengegerkan dunia medis, namanya Ransomware. Tentu bisa diketahui yang bakal diserang bukanlah tubuh manusia, melainkan keamanan siber dari perangkat digital yang berkaitan dengan bidang kedokteran.

img_title Wakil Asia Resmi Habis Tak Bersisa di Piala Dunia 2026 usai Australia Ditaklukkan Mesir Lewat Adu Penalti

Informasi mengenai adanya Ransomware itu dirilis oleh pemerintah Australia. Mereka bahkan sudah mendesak organisasi kesehatan lokal, untuk melakukan peningkatan keamanan sibernya.

Selain itu akan dilakukan pemeriksaan intensif nuntuk mendeteksi, dan menghentikan serangan virus baru itu. Sebab, Ransomware dinyatakan sebagai sesuatu yang serius, lantaran bisa menyusupi perangkat di sektor medis.

img_title Update Daftar Tim Lolos ke Babak 32 Besar Piala Dunia 2026, Jepang dan Australia Wakili Asia

"Kami telah mengamati peningkatan aktivitas untuk menarget sektor kesehatan. Sektor kesehatan oleh pelaku yang menggunakan alat akses jarak jauh, atau SDBBot Remote Access Tool (RAT)," ungkap pihak pusat keamanan siber Australia, dilansir VoxPop Digital dari laman Zdnet, Sabtu 14 November 2020.

Meski demikian, pihak keamanan siber di sana belum memberikan informasi detail, terkait maksud dari aktivitas penargetan. Namun diketahui, SDBBot RAT secara eksklusif didistribukan sebuah grup kejahatan siber bernama TA505.

img_title Hasil Piala Dunia 2026: Turki Kejutkan Amerika Serikat 3-2, Australia Imbang Lawan Paraguay

Grup tersebut, dikenal mengandalkan kampanye spam email dan menargetkan perusahaan. Mereka biasanya akan menginfeksi workstation dengan malware.

Aktivitas penggunaan SDBBot RAT itu, sudah terlihat digunakan oleh TA505 sejak September 2019. Grup tersebut, melakukannya sebagai tempat untuk mengakses host yang terinfeksi jauh dari lokasi targetnya.

Pusat keamanan siber Australia menjelaskan, SDBBot terdiri dari tiga komponen. Yakni yang digunakan untuk menetapkan persistensi, pembuat untuk mengunduh komponen tambahan dan RAT itu sendiri.

Lembaga itu pun menyebut, jika SDBBot merupakan pendahulu dari Clop Ransomware, yakni salah satu dari grup paling agresif saat ini. Peneliti keamanan siber mengartikan Clop sebagai ransomware pemburu game besar atau ransomware yang dioperasikan oleh manusia.

Jay Idzes saat Sassuolo hadapi Juventus

Rekan Jay Idzes Terjerat Kasus Narkoba di Australia, Apa Dampaknya untuk sang Kapten Timnas Indonesia?

Rekan Jay Idzes di Sassuolo terjerat kasus penyalahgunaan zat terlarang di Australia. Sang kapten Timnas Indonesia dan klubnya berpotensi merugi di musim 2026-2027.

img_title
VoxPop.co.id
24 Juli 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut