Tadex Siap Jegal Dominasi Google Ads

Logo Google
Sumber :

VoxPop – Selama ini media lokal bergantung pada platform iklan digital asing seperti Google Ads, di mana cenderung fokus pada jumlah klik. Metode jumlah klik tersebut membuat banyak media abal-abal muncul dan menyemburkan berita-berita bohong atau hoax kepada pembaca.

img_title Telkom Perluas Pemanfaatan Pendidikan Digital, Lebih dari 718 Ribu Siswa Manfaatkan PIJAR

“Platform iklan digital yang dikelola perusahaan luar negeri ini umumnya mengandalkan klik. Jadi, banyak media abal-abal yang mengandalkan itu dan jadilah konten serba clickbait,” kata Direktur Utama Telkom Indonesia, Ririek Adriansyah, Rabu, 30 Juni 2021.

Untuk itulah Tanah Air Digital Exchange atau Tadex hadir supaya media lokal mengurangi ketergantungannya terhadap platform iklan digital asing. Tadex merupakan premium programmatic advertising terbesar di Indonesia besutan TelkomGroup, Telkomsel dan Metranet bersama Dewan Pers, Task Force Media Sustainability, dan Asosiasi Periklanan.

img_title Telkom Catat Pertumbuhan Pendapatan dan Laba pada Semester I 2026, Perkuat Peran di Danantara Indonesia

Ririek menyebut Tadex sebagai solusi bagi para pelaku di industri periklanan Indonesia, baik publisher, marketer, advertiser, maupun pemangku kepentingan lain. Ia berharap Tadex mampu mendongkrak dunia periklanan dan ekosistem digital secara keseluruhan yang dapat berkontribusi dalam percepatan digitalisasi di Tanah Air.

Sementara itu, Menteri BUMN Erick Thohir mengatakan, kalau beriklan, khususnya secara digital, menjadi bagian dari promosi yang harus dijalankan. Beriklan dianggap sebagai upaya keberlangsungan dan pertumbuhan usaha dalam membangun brand dan product awareness yang harus dijalankan.

img_title Telkom Raih Lestari Award 2026, Komitmen Membangun Talenta Berkelanjutan

Erick juga menyebut bahwa pandemi COVID-19 menjadi momentum semua industri untuk berbenah diri, termasuk industri media dan periklanan. “Kuncinya adalah beradaptasi, berinovasi, dan berkolaborasi," jelasnya.

Platform digital ini juga berpeluang menjadi pesaing platform iklan luar negeri. Melalui Tadex, pengiklan dapat menaruh iklan di penerbit yang memiliki kredibilitas, banyak pengunjung, dan tepat sasaran.

Ia menyebut kolaborasi tersebut akan menjadi kekuatan penyeimbangan serta menjadi momen bersejarah bagi industri periklanan Indonesia. "Saya yakin akan menjadi programmatic advertising yang tidak kalah dari Google Ads. Karya dari Indonesia untuk Indonesia,” tutur Erick.

Direktur Utama Telkomsel Hendri Mulya Syam menambahkan jika Tadex mendorong pelaku industri media dan periklanan di Indonesia agar dapat terus tumbuh dan berkembang melalui solusi digital yang sesuai dengan kebutuhan dan perkembangan.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut