Digitalisasi Tak Bikin Orang Desa Gigit Jari
- www.telkom.co.id
"Sebelumnya kami hitung semua pemasukan manual, tapi itu merepotkan. Setelah gunakan eLok, berapa pemasukan tiket harian keliatan langsung, berapa dari parkir bisa dicek di dashboard, sehingga transparansi langsung tercipta," tuturnya.
Hal ini sangat penting. Sebab, pendapatan asli desa (PAD) dari obyek wisata di desanya sudah cukup signifikan. PAD 2019 mencapai Rp1,2 miliar per tahun, padahal desa ini sebelumnya masuk desa miskin mengacu data BPS 2010 dengan pendapatan Rp10 juta per tahun.
"Digitalisasi jadi kebutuhan karena segalanya tercatat rapih dan mudah dicek. Kendala utamanya, ya, masih akibat pandemi karena tempat wisata belum bisa buka, sehingga pendapatan tahun lalu turun ke Rp400 juta dan tahun ini malah belum sampai Rp200 juta dari Januari sampai Agustus," papar Giyatno.
