Gara-gara Kacamata, Facebook Diperiksa

Facebook.
Sumber :
  • The Indian Express

VoxPop – Badan Pengawas dan Perlindungan Data Pribadi Italia, Garante, meminta Facebook memberikan penjelasan tentang kacamata pintar (smart glass) yang baru diluncurkan, untuk melihat apakah produk tersebut mematuhi regulasi privasi atau tidak.

img_title Jual-Beli Satwa Dilindungi Lewat Facebook Dibongkar Kemenhut, 7 Burung Langka Disita di Jayapura

Garante sudah menghubungi Komisi Perlindungan Data Pribadi Irlandia untuk meminta klarifikasi Facebook, seperti dikutip dari situs The West, Minggu, 12 September 2021.

Facebook memiliki kantor di Irlandia sehingga berada di bawah pengawasan negara tersebut. Garante ingin mengetahui langkah apa yang dipakai Facebook untuk melindungi orang-orang yang terekam, terutama anak-anak.

img_title 7 HP Murah Rp2 Jutaan dengan Fitur Keamanan Terbaik 2026, Data Pribadi Lebih Aman Tanpa Harus Beli Flagship

Mereka juga ingin mengetahui sistem apa yang dipakai untuk mengumpulkan data secara anonim dan fitur asisten virtual yang tersambung ke kacamata tersebut.

Facebook baru saja meluncurkan kacamata pintar yang bisa digunakan untuk memutar musik, menjawab panggilan telepon, mengambil gambar atau video singkat kemudian membagikannya lewat media sosial milik Facebook.

img_title Data Pribadi Kini Lebih Berharga daripada Uang

Kacamata pintar ini dibuat bersama EssilorLuxottica, pembuat produk Ray-Ban. Perwakilan Facebook, melalui keterangan resmi menyatakan akan menjawab pertanyaan Garante yang dilayangkan lewat Komisi Perlindungan Data Irlandia.

"Kami tahu orang-orang punya pertanyaan tentang teknologi terbaru, jadi, sebelum meluncurkan Ray-Ban Stories, kami berkomunikasi dengan Komisi Perlindungan Data Pribadi Irlandia untuk memperlihatkan bagaimana kami membangun privasi ke dalam produk dan fungsi kacamata agar bisa memberi rasa tenang pengguna," kata juru bicara Facebook.

Sebelumnya, kontroversi kebijakan privasi baru platform pesan instan WhatsApp ternyata masih berlanjut hingga hari ini sejak digaungkan pada awal 2021. Facebook memberi tahu pengguna WhatsApp sejak awal tahun ini bahwa mereka harus menyetujui persyaratan tersebut.

Kebijakan baru akan memungkinkan Facebook memperoleh data pengguna WhatsApp. Kebijakan ini hanya mencakup fitur e-commerce yang tidak digunakan oleh semua pengguna WhatsApp. Tapi kemudian Facebook mengubah kebijakannya.

Konten kreator Emanuel Bryan atau dikenal dengan Ebe Martono

Kronologi Konten Kreator Diduga Rekam SPG Diam-diam Pakai Kacamata Pintar hingga Tuai Kritik

Pengguna media sosial dibuat geram dengan tindakan seorang konten kreator menyusul dengan merekam seorang usher atau SPG dalam pameran otomotif terbesar di Indonesia

img_title
VoxPop.co.id
3 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut