4 Alasan Indonesia Sering Dilanda Bencana Gempa Bumi
- U-Report
Daerah ini juga kerap dinamakan sebagai sabuk gempa pasifik. Hal ini karena berada di atas jalur magma dan indonesia mempunyai 127 gunung berapi aktif dengan 5 juta penduduk yang berada di sekitarnya. Dengan jumlah tersebut, aktivitas vulkanik berpotensi menimbulkan gempa yang semakin banyak.
Gunung berapi di Tanah Air yang paling aktif adalah gunung Merapi dan gunung Kelud. Asosiasi Internasional Vulkanologi dan Kimia Interior Bumi juga menjadikan gunung Merapi menjadi gunung api dekade ini. Hal ini karena aktivitas vulkanisnya yang sangat tinggi sejak 1995.
3. Reaksi Berantai dari Gunung Berapi
Gunung Merapi meluncurkan awan panas guguran pada Jumat
- Antara
Di Indonesia terdapat sebuah fenomena unik yang terjadi, yaitu meletusnya tiga gunung berapi sekaligus. Mulai dari gunung Sinabung di Sumatera Utara, Gunung Raung, Jawa Timur, dan Gunung Gamalama, Ternate.
Hal ini mungkin saja diakibatkan oleh reaksi berantai yang kerap terjadi di dapur magma. Bila dilihat dari peta cincin berapi pasifik, kita dapat mengetahui bahwa hampir seluruh Tanah Air berada di atas dapur magma.
Lantaran berada di satu jalur, setiap aktivitas yang terjadi di dapur magma bisa memancing meletusnya gunung berapi secara bersamaan. Hal ini tentu saja diiringi dengan rentetan gempa vulkanis. Karena itu, Indonesia begitu sering terjadi gempa bumi.
4. Letak Geografis
Peta patahan di Indonesia
- Dok. Danny Hilman LIPI
Seperti yang kita ketahui bahwa Indonesia berada di antara dua benua dan dua samudera. Hal inilah yang mengakibatkan Indonesia menjadi salah satu tempat yang strategis untuk dilakukan perdagangan dan juga menjalin hubungan antar negara. Tapi, dibalik itu semua terdapat sebuah dampak yang kerap terjadi seperti gempa bumi.
Indonesia berada di antara lempeng Australia, lempeng pasifik, dan lempeng Eurasia. Selain itu, Indonesia juga tergolong ke dalam cincin api pasifik yang tidak lain adalah gugusan gunung berapi di dunia. Hal ini menjadi salah satu penyebab dari Indonesia yang kerap terjadi gempa bumi, baik tektonik atau vulkanik.
